- Kelangkaan solar subsidi melumpuhkan transportasi air di wilayah pesisir Kalimantan Barat dan mengganggu distribusi logistik serta aktivitas nelayan.
- Lonjakan harga solar di tingkat pengecer menyebabkan 26 kapal di Kubu Raya berhenti beroperasi karena biaya operasional yang membengkak.
- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya mengatasi krisis dengan menerbitkan surat rekomendasi pengambilan BBM bagi kapal angkutan umum setempat.
SuaraKalbar.id - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi mulai melumpuhkan aktivitas transportasi air di sejumlah wilayah pesisir Kalimantan Barat.
Kondisi ini tidak hanya membuat kapal penumpang berhenti beroperasi, tetapi juga mulai mengganggu distribusi logistik hingga aktivitas nelayan yang bergantung penuh pada jalur sungai dan laut.
Wilayah yang terdampak di antaranya jalur Teluk Batang menuju Rasau Jaya serta rute Padang Tikar–Rasau Jaya yang selama ini menjadi akses utama masyarakat pesisir.
Ketua DPD GAPASDAP Kalbar Agus Tianto mengatakan sejumlah kapal tambang dan angkutan air terpaksa menghentikan operasional karena sulit memperoleh solar subsidi.
Masalah ini langsung berdampak terhadap mobilitas masyarakat pesisir yang selama ini tidak memiliki akses jalan darat memadai.
“Karena itu, terganggunya operasional kapal sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat pesisir,” ujar Agus.
Di Kubu Raya, sedikitnya 26 kapal angkutan air disebut sempat mogok akibat mahalnya harga solar di lapangan. Selain langka, harga solar di tingkat pengecer juga melonjak tajam.
Jika harga resmi solar subsidi sekitar Rp6.800 per liter, di lapangan harga jual disebut mencapai Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per liter.
Kondisi itu membuat banyak operator kapal mengaku tidak mampu lagi menutupi biaya operasional pelayaran.
Baca Juga: Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
“Kalau dipaksakan jalan, kami malah rugi,” ujar seorang pengemudi kelotok di Dermaga Rasau Jaya.
Dampak kelangkaan solar juga mulai dirasakan nelayan di wilayah Batu Ampar dan pesisir Kubu Raya.
Karena banyak motor air tidak beroperasi, distribusi hasil tangkapan ikan ikut terganggu. Beberapa box ikan nelayan bahkan dilaporkan sempat tertahan di dermaga akibat tidak adanya transportasi pengangkut.
Masyarakat pesisir mengaku kondisi tersebut membuat aktivitas ekonomi mereka ikut tersendat.
Di sejumlah daerah pesisir, transportasi sungai memang menjadi satu-satunya jalur utama pengangkutan barang dan mobilitas warga.
Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait.
Berita Terkait
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Kalimat Terakhir SMAN 1 Pontianak usai Polemik LCC Viral Bikin Publik Tersentuh
-
Warga Kalbar Diminta Siaga, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Masih Bisa Terjadi hingga Akhir Pekan
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya