- Seorang warga negara Brunei berinisial MHF tewas akibat penganiayaan oleh rekannya, MIA, di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
- Insiden terjadi dini hari setelah pelaku yang diduga mabuk memukul kepala korban menggunakan tas berisi botol minuman.
- Polda Metro Jaya telah menahan pelaku dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi serta rekaman CCTV.
SuaraKalbar.id - Suasana kawasan Blok M Hub, Jakarta Selatan, mendadak berubah mencekam setelah keributan antara dua warga negara (WN) Brunei Darussalam berujung maut pada dini hari.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian publik setelah polisi mengungkap motif di balik pertikaian yang menewaskan seorang pria berinisial MHF (30).
Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala usai terlibat keributan dengan pelaku berinisial MIA (33), yang juga merupakan warga Brunei Darussalam.
Insiden itu terjadi di kawasan Blok M yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas malam paling ramai di Jakarta Selatan.
Menurut polisi, keributan bermula dari kesalahpahaman dan adu mulut yang semakin memanas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan korban sempat membela salah satu rekannya sebelum situasi berubah menjadi pertikaian fisik.
“Sebelumnya sempat terjadi saling tantang dan cekcok,” ujarnya.
Polisi juga menduga pelaku berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.
Dalam kondisi emosi, pelaku disebut memukul korban menggunakan tangan yang memegang tas berisi botol minuman hingga mengenai bagian kepala korban.
Baca Juga: Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
Benturan keras membuat korban langsung terjatuh di lokasi kejadian.
Sejumlah pengunjung dan warga di sekitar Blok M Hub sempat panik melihat keributan yang terjadi menjelang subuh tersebut.
Kasus ini cepat menyita perhatian publik karena melibatkan sesama warga asing di salah satu kawasan hiburan terkenal di Jakarta.
Di media sosial, peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul informasi bahwa pelaku dikenal sebagai figur publik atau selebgram di Brunei Darussalam.
Polda Metro Jaya kemudian bergerak melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Tak lama setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban
-
Kalimat Terakhir SMAN 1 Pontianak usai Polemik LCC Viral Bikin Publik Tersentuh
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei