- Warga Kalimantan Barat sering berbelanja barang elektronik di Malaysia dan melintasi PLBN Entikong saat kembali ke Indonesia.
- Barang elektronik untuk keperluan pribadi penumpang mendapatkan fasilitas kepabeanan sesuai ketentuan yang berlaku saat proses pemeriksaan berlangsung.
- Petugas Bea Cukai memeriksa barang bawaan guna memastikan jumlah barang sesuai kebutuhan pribadi dan bukan untuk tujuan perdagangan.
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menerima terlalu banyak titipan dari kerabat atau teman.
Sekilas terlihat tidak masalah, tetapi ketika jumlah barang elektronik yang dibawa cukup banyak, petugas dapat menilai barang tersebut bukan lagi untuk keperluan pribadi.
Akibatnya, pemeriksaan menjadi lebih panjang dan masyarakat harus memberikan penjelasan tambahan mengenai tujuan membawa barang tersebut.
Sebelum Belanja, Cek Dulu Nilai dan Aturannya
Masyarakat yang berencana membeli barang elektronik di Malaysia disarankan untuk terlebih dahulu memahami ketentuan terbaru yang berlaku.
Hal ini penting agar perjalanan pulang melalui Entikong tetap nyaman dan tidak menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan.
Selain itu, menyimpan bukti pembelian juga menjadi langkah bijak apabila sewaktu-waktu diperlukan saat proses pemeriksaan barang bawaan.
Belanja Nyaman, Pulang Pun Tenang
Bagi banyak warga Kalimantan Barat, Malaysia memang menjadi salah satu destinasi favorit untuk berbelanja berbagai kebutuhan, termasuk produk elektronik.
Baca Juga: Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
Dengan memahami aturan barang bawaan sejak awal, masyarakat dapat menikmati perjalanan belanja dengan lebih nyaman tanpa khawatir menghadapi kendala saat kembali ke Indonesia.
Yang terpenting, pastikan barang yang dibeli benar-benar untuk kebutuhan pribadi dan selalu mengikuti ketentuan yang berlaku agar proses melintas di Entikong berjalan lancar.
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Banjir Putus Akses Jalan ke PLBN Entikong, Warga Terjebak di Perbatasan
-
13.035 Orang Melintasi PLBN Entikong Selama Arus Balik Lebaran
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Seleksi Mandiri UNTAN 2026: Jadwal, Biaya Pendaftaran, Syarat, dan Link Daftar Lengkap
-
Penguatan Tata Kelola BUMN Diapresiasi Akibat Perkuat GCG and Efisiensi