
Dalam video yang membuat publik seketika terenyuh itu, terekam pula momen saat seorang pramugari menjalankan ibadah salat.
Meski dilakukan dengan seadanya, pramugari itu tampak khusyuk disambung berdoa. Kata pengunggah, doa selalu berisi harapan agar para kru pesawat dan penumpang selamat dan bisa pulang ke keluarga masing-masing dengan selamat.
"Entah berapa banyak doa kami panjatkan, demi keselamatan dan keamanan penerbangan agar kami dan para penumpang bisa kembali ke pelukan orang-orang tersayang," ujar curhatan pramugari itu.
"Apakah ini our last goodbye?" sambungnya dengan kembali memperlihatkan momen saat petugas bandara melambaikan tangan.
Baca Juga:Cerita Osneti Batal Terbang dengan Sriwijaya Air Gegara Rapid Test Antigen
Terakhir, dalam video curhatan pramugari itu, terdapat ucapan belasungkawa untuk para korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
"Flight Attendants don't die, they just fly higher [Pramugara/i atau kru pesawat tidak mati, mereka hanya terbang lebih tinggi--Red]," pungkas curhatan itu.
Kekinian, video curhatan lika-liku profesi pramugari tersebut telah ribuan kali ditayangkan. Tidak hanya itu, video itu pun mengundang berbagai macam komentar. Lihat videonya DI SINI.
"Nyesek dan sedih ketika melihat video ini. Merinding gak kerasa air mata menetes," kata Ichalifa19.
"Hampir atau setiap pekerjaan memiliko resiko yang sama," timpal Lyla_rumi.
Baca Juga:Menegangkan! Penumpang Garuda Selamat dari Cuaca Buruk saat Sriwijaya Jatuh
'Tunggu Aku Ya, Sayang' dan 5 Ucapan Ini Bermakna Mendalam Bagi Pramugari