4 Efek Negatif Kebanyakan Makan Ayam Goreng, Bisa Bikin Emosian Juga

Makan ayam goreng memang nikmat. Namun, apa saja efek buruknya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Minggu, 14 Februari 2021 | 09:59 WIB
4 Efek Negatif Kebanyakan Makan Ayam Goreng, Bisa Bikin Emosian Juga
Sajian ayam goreng. (Pixabay/Yua Dada)

SuaraKalbar.id - Salah satu kudapan paling populer dan terkenal kelezatannya adalah ayam goreng tepung. Biarpun bikin ingin makan banyak, konsumsi ayam goreng sebaiknya tidak berlebihan karena punya berbagai konsekuensi untuk kesehatan.

Merangkum dari Eat This, simak beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat terlalu banyak konsumsi ayam goreng berikut ini.

Perubahan Suasana Hati

Sekitar 95 persen dari suplai serotonin atau hormon perasaan senang tubuh diproduksi oleh bakteri usus di saluran gastrointestinal (GI) atau pencernaan. Saluran pencernaan Anda juga dilapisi jutaan sel saraf yang disebut neuron di mana fungsinya membantu mencerna makanan dan mengatur suasana hati.

Baca Juga:Sisakan Kulit Ayam untuk Dimakan Terakhir, Nasib Pria Ini Berujung Ngenes

Ayam goreng. (Pixabay/brandonmiront)
Ayam goreng. (Pixabay/brandonmiront)

Berapa banyak serotonin yang dihasilkan usus Anda sebagian besar tergantung seberapa banyak bakteri baik yang menyusun mikrobioma usus.

Makan gorengan secara teratur bisa menyebabkan lebih banyak bakteri jahat terbentuk daripada bakteri baik sehingga memicu lebih banyak peradangan dalam tubuh. Hal inilah yang bisa menghambat produksi serotonin di usus dan kemudian dikomunikasikan dengan otak.

Peningkatan Kadar Kolesterol

Ashely Kitchens, MPH, RD, LDN  memaparkan bahwa makanan yang digoreng seperti ayam goreng dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

"Ketika digoreng, makanan menjadi lebih padat kalori karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak atau minyak," ungkapnya.

Baca Juga:Pertama di Indonesia, Inovasi Sasa Hadirkan Tepung Bumbu Bervitamin

Kitchens menambahkan, "Minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan mengandung lemak trans yang telah terbukti meningkatkan LDL Anda."

Peningkatan Berat Badan

Ayam goreng biasanya dibuat dengan mencelupkan daging ke dalam adonan atau tepung, lalu digoreng sampai terendam minyak. Akibatnya, ayam akan sangat menyerap minyak. Memilih ayam goreng bisa menghasilkan setidaknya 200 kalori ekstra.

Ilustrasi Ayam Goreng. (pixabay.com/mrpizzamandc)
Ilustrasi Ayam Goreng. (pixabay.com/mrpizzamandc)

Peningkatan risiko diabetes tipe 2

Walau ada banyak faktor risiko diabetes tipe 2, waspadai terjadinya kelebihan berat badan. Faktor risiko utama lainnya adalah memiliki kolesterol tinggi, khususnya peningkatan kadar LDL.

Kebanyakan makan ayam goreng secara teratur bisa membuat Anda kelebihan berat badan dan meningkatkan kadar kolesterol. Gara-gara itu, Adan juga jadi lebih berisiko terkena diabetes tipe 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak