Cerita Daud Yordan, Putra Ketapang yang Jadi Kebanggaan Indonesia di Pentas Tinju Dunia

Daud Yordan adalah petinju asli Ketapang, Kalimantan Barat perengkuh tiga kali gelar juara dunia

Bangun Santoso
Rabu, 22 September 2021 | 08:17 WIB
Cerita Daud Yordan, Putra Ketapang yang Jadi Kebanggaan Indonesia di Pentas Tinju Dunia
Petinju Indonesia Daud Yordan berpose usai latihan jelang pertandingan di Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019). [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Pelatih Herman Wimpi

Petinju Indonesia Daud Yordan (kanan) melakukan latihan jelang pertandingan di Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019), bersama sang kakak Damianus Yordan. [Antara/Ari Bowo Sucipto]
Petinju Indonesia Daud Yordan (kanan) melakukan latihan jelang pertandingan di Batu, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019), bersama sang kakak Damianus Yordan. [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Daud ingat betul, pertama kali menginjakan kaki di pusat kota Ketapang. Ia dibawa sang kakak bertemu pelatih Herman Wimpi. Mereka diizinkan tinggal dan menetap di rumah, sekaligus merangkap sasana tinju. Tanjungpura Boxing Camp.

Ternyata bukan ia dan kakaknya saja, Herman juga menampung para anak-anak muda yang tertarik berlatih tinju. Mereka dari seluruh wilayah Kalbar.

Herman Wimpi tampil sebagai sosok protagonis bagi para petinju pemula, seperti Daud. Anak kampung beradu nasib. Entah sukses atau tidak. Semua dimulai dari tangan dingin Herman Wimpi.

Baca Juga:Kembali Naik Ring, Daud Yordan Hadapi Petinju Thailand pada Oktober 2021

Herman adalah atlet tinju dengan segudang prestasi. Ia menjadi petinju legendaris di Ketapang.

Tak terhitung latihan dan motivasi yang diberi Herman Wimpi. Jauh dari orang tua, membuat Duad kecil menganggap Herman layaknya ayah. Bagaimana tidak, Daud saat itu masih kelas satu sekolah dasar. Hanya bertumpu kepada sang kakak. Herman Wimpi mengisi penuh harapan Daud kecil.

“Saya dan teman-teman di sana datang dari kampung. Sosial beliau sangat luar biasa, karena mau menampung kami,” ungkap Daud.

Awal Karir

Waktu berjalan. Menempuh latihan panjang tak sia-sia. Jalan akhirnya terbuka. Di tahun 1995, Daud remaja melakukan debut. Tak tanggung-tanggung, pertandingan pertama di tingkat nasional.

Baca Juga:Daud Yordan Pastikan Statusnya Masih Pemegang Gelar Juara Dunia

Pertandingan perdana ini, Daud meraih juara 2. Ia kalah dari atlet tuan rumah, Kalimantan Tengah. Tahun 1996, Daud Yordan makin masif ikuti berbagai pertandingan tinju. Kemenangan demi kemenangan ia raih.

Namanya makin jadi perbincangan pecinta tinju, usai merebut juara di berbagai pertandingan. Tak heran, tahun 2000, Daud Yordan dipanggil masuk Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas).

Di sana, Daud masuk kategori atlet olahraga tinju Pelatnas jangka panjang. Sayang, menetap dan berlatih tak membuat Daud tampil apik. Perjalanan karir tak mulus. Belum lagi, ia masih remaja dan berstatus pelajar.

“Karena konsen terbagi, di situ saya sering kalah,” ujar Daud.

Kekalahan yang bertubi, Daud dipulangkan dari Pelatnas.

“Tidak mungkin bertahan karena prestasi saya kurang maksimal,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini