facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

KH Muhammad Mukhtar Mukthi Janji Akan Antar Sendiri MSAT ke Polda Jatim, Polisi Tetap Sisir Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

Bella Kamis, 07 Juli 2022 | 20:33 WIB

KH Muhammad Mukhtar Mukthi Janji Akan Antar Sendiri MSAT ke Polda Jatim, Polisi Tetap Sisir Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
Sejumlah orang yang diamankan saat upaya jemput paksa MSAT tersangka kekerasan seksual di Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (7/7/2022). [SuaraJatim.id/Zen Arivin]

Pihak keluarga dari MSAT enggan untuk menyerahkan tersangka sehingga petugas terus melakukan pencarian.

SuaraKalbar.id - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah KH Muhammad Mukhtar Mukthi yang juga merupakan ayah dari tersangka kasus pencabulan santriwati berinisial MSAT, berjanji akan mengantarkan sendiri anaknya ke Polda Jatim pada Kamis (7/7).

Meski begitu, Aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur hingga saat ini masih menyisir Ponpes Shiddiqiyyah untuk melakukan pencarian terhadap MSAT.

"Sampai saat ini polisi terus mencari MSAT. Kami masih fokus di dalam.” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto di Jombang, Kamis.

Dirinya menuturkan, dalam proses penyisiran, polisi mehemukan banyak sekali ruangan tersembunyi.

Baca Juga: Penyebab Polisi Kesulitan Tangkap Mas Bechi, DPO Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

“Banyak sekali ruangan di sana yang kosong, yang tersembunyi banyak, sehingga kami terus menggeledah ruangan itu," katanya.

Menurutnya, pihak keluarga dari MSAT juga enggan untuk menyerahkan tersangka sehingga petugas terus melakukan pencarian.

Ia minta keluarga membantu polisi terkait dengan masalah ini. Polisi pun sudah berupaya untuk humanis dalam penegakan hukum tersebut.

Proses penegakan hukum kasus itu juga sudah cukup lama. Polisi sudah melewati dua kali praperadilan, P-19 tiga kali, termasuk empat kali koordinasi dengan kejaksaan.

"Saya imbau ke keluarga tersangka untuk kooperatif bantu kami. Sekali lagi, kami imbau pihak dari MSAT bantu kami," kata dia.

Baca Juga: Geledah Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Polisi Temukan Banyak Ruang Rahasia

Selain masih mencari keberadaan MSAT, hingga kini polisi juga memeriksa simpatisan tersangka. Sekitar 320 orang yang dibawa ke Polres Jombang. Dari jumlah itu, 20 di antaranya anak-anak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait