SuaraKalbar.id - Viral sejumlah bocah terekam lakukan aksi pencurian dompet milik seorang guru ngaji yang berlokasi di Jalan Tebu, Sungai Beliung, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kejadian tersebut viral usai diunggah oleh akun Instagram @pontianak_infomedia pada Jum’at (02/02/2024) siang.
Dalam unggahan yang dibagikan, aksi sejumlah bocah tersebut terlihat terekam kamera CCTV. Awalnya sejumlah bocah tampak melintasi jalan dan melewati satu unit motor matic berwarna putih milik korban.
Tak jauh usai melewati motor korban, para bocah tersebut tampak berhenti sejenak saling berbisik diduga menyadari adanya dompet milik korban yang tersimpan di jok motor.
Baca Juga:Kronologi Kecelakaan Maut Antara Ambulans dan Truk Box di Jalan Trans Kalimantan
Tak lama kemudian, seorang bocah laki-laki yang menggunakan baju hitam lantas bergegas kembali mendekati motor korban dan kemudian tampak berjongkok berusaha menyelinap.
Berhasil berada di sisi motor dalam posisi berjongkok, bocah tersebut lantas memanjangkan tangannya dan mencoba menjangkau dompet korban.
Tak berselang lama, bocah itu kemudian terlihat berhasil mengambil dompet korban dan kemudian bergegas berlari pergi.
“Ada kemalingan guru ngaji di depan rumah Quran Jalan Tebu Jalur 2. Dompet di motornya diambil,” tulis keterangan pelapor dalam unggahan tersebut.
Sebelumnya, bocah-bocah di Pontianak juga sempat membuat geger warganet karena kasus serupa. Dua orang bocah kedapatan berulang kali melakukan aksi kriminal.
Baca Juga:Dinyatakan Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Melki Sedek Huang Ajukan Pemeriksaan Ulang
Salah satu di antaranya yaitu dua orang bocah laki-laki yang melakukan pencurian dua unit sepeda milik warga di Gang Bersatu, Jalan Hos Cokroaminoto, Pontianak pada Rabu (13/12/2023) lalu.
Kedua bocah tersebut diduga merupakan pelaku serupa yang beberapa waktu sebelumnya pernah menjalankan aksi kejahatan mencuri kotak amal dan uang di mobil yang tengah diparkirkan.
Aksi para bocah di Pontianak yang berani melakukan tindak kriminal ini pun menjadi perhatian serius para warganet.
Kontributor : Maria