Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau

Serat ini dirancang cepat kering dan elastis, tetapi sensitif terhadap panas dan bahan kimia tertentu.

Suhardiman
Senin, 23 Maret 2026 | 16:43 WIB
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
Baju olahraga diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum dicuci. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Perawatan awal penting; gantung baju olahraga di tempat terbuka setelah dipakai agar kering dari kelembapan penyebab bau.
  • Saat mencuci, balik pakaian, cuci terpisah dari katun, gunakan suhu rendah, dan hindari pelembut pakaian kimiawi.
  • Kurangi frekuensi cuci mesin; beberapa kali pemakaian ringan cukup dibilas manual, lalu hindari pengering bersuhu panas.

SuaraKalbar.id - Banyak orang mengira baju olahraga harus langsung dicuci setelah dipakai. Padahal, cara tersebut tidak selalu tepat. Salah perawatan justru membuat bahan cepat melar, bau membandel, hingga daya serap keringat menurun.

Kenapa Baju Olahraga Tidak Boleh Langsung Dicuci?

Sebagian besar pakaian olahraga dibuat dari bahan sintetis seperti polyester atau spandex yang memiliki struktur serat berbeda dari kain biasa. Serat ini dirancang cepat kering dan elastis, tetapi sensitif terhadap panas dan bahan kimia tertentu.

Jika langsung dicuci tanpa perlakuan awal maka keringat menempel lebih kuat, bau jadi sulit hilang, elastisitas menurun, dan warna cepat pudar.

Karena itu, perawatan awal sebelum mencuci sangat penting agar fungsi kain tetap optimal.

1. Angin-anginkan Dulu Setelah Dipakai

Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah tidak langsung memasukkan baju olahraga ke keranjang cucian tertutup. Yang sebaiknya dilakukan adalah gantung di tempat terbuka, biarkan kering dari keringat, hindari dilipat saat masih lembap. Kelembapan adalah penyebab utama bau tidak sedap pada pakaian olahraga.

2. Balik Bagian Dalam Sebelum Dicuci

Membalik baju olahraga sebelum mencuci membantu melindungi warna luar, membersihkan area yang paling kotor, mencegah serat cepat rusak. Cara ini direkomendasikan karena bagian dalam pakaian adalah area yang paling banyak menyerap keringat.

3. Pisahkan dari Pakaian Katun

Serat katun bisa menempel pada kain sintetis dan mengurangi kemampuan sirkulasi udara pada baju olahraga. Idealnya cuci terpisah, gunakan mode lembut, suhu 30–40°C saja. Suhu rendah membantu menjaga elastisitas tetap stabil.

4. Hindari Pewangi dan Pelembut Pakaian

Ini kesalahan paling umum. Pelembut pakaian bisa menutup pori serat kain, mengurangi daya serap keringat, membuat bau lebih cepat muncul Sebagai gantinya gunakan deterjen khusus pakaian olahraga jika tersedia.

5. Jangan Terlalu Sering Dicuci Mesin

Tidak semua baju olahraga harus masuk mesin cuci setiap selesai dipakai. Alternatifnya adalah bilas manual, rendam air dingin, cuci mesin setelah 3–4 kali pemakaian ringan. Cara ini membantu memperpanjang umur pakaian olahraga secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini