Eksklusif: Kawasan Audit UNTAN Pontianak Ditertibkan, Pedagang Masih Nekat Jualan

Hasil pantauan Suara.com menunjukkan bahwa para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di area tersebut tidak mengindahkan imbauan dan tetap berjualan seperti biasa.

Bella
Selasa, 30 Juli 2024 | 16:12 WIB
Eksklusif: Kawasan Audit UNTAN Pontianak Ditertibkan, Pedagang Masih Nekat Jualan
Penjual kaki lima memenuhi jalan Muhammad Isya atau depan audit UNTAN Pontianak. (SuaraKalbar.id/Maria)

Zahara dan para pedagang lain sempat menerima surat edaran tentang alasan penutupan jalan tersebut, yang menyebutkan area tersebut menjadi kumuh dan kotor.

"Dibilang bikin kumuh, bikin kotor. Kita di sini habis jualan bersih-bersih sendiri kok, nggak bikin kotor. Sampah-sampah kita pungut," tambahnya.

Zahara juga mengungkapkan bahwa para pedagang sempat melakukan aksi protes menolak penutupan jalan agar mereka tetap bisa berjualan. Ia mengaku selama berjualan di lokasi tersebut mendapatkan keuntungan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan tidak dipungut biaya apapun.

"Di sini nggak ada premannya. Nggak ada sewa tempat. Pokoknya siapa yang dapat duluan, ya sudah jadi lokasi jualan dia. Enak di sini," jelasnya.

Baca Juga:CIC Untan bersama Aston Pontianak Dorong Anak Berani Bicara dan Bereksperimen di Liburan Sekolah

Saat ditanya terkait pemindahan lokasi, Zahara menegaskan hal itu bukan pilihan yang baik dan berharap bisa terus berjualan di lokasi saat ini.

"Kalau ditawarkan pindah tempat, saya nggak mau. Kan bisa jadi dipindahkan ke belakang sana, tapi siapa yang mau beli kalau dipindahkan ke tempat yang sepi. Udah lah di sini aja," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini