Harga Bahan Pangan di Pasar Flamboyan Pontianak Stabil, Inflasi Kota Terkendali

Harga ayam ras potong saat ini berada di angka Rp24.000 per kilogram.

Bella
Senin, 26 Agustus 2024 | 13:05 WIB
Harga Bahan Pangan di Pasar Flamboyan Pontianak Stabil, Inflasi Kota Terkendali
Seorang pedagang gula pasir di pasar flamboyan Pontianak, Aheng (Suara.com/Rabiansyah)

SuaraKalbar.id - Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Flamboyan, pasar induk di Pontianak, Kalimantan Barat, dilaporkan tetap stabil tanpa gejolak. Kondisi ini mencerminkan upaya yang efektif dari pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi.

Abdhizar, seorang pedagang ayam ras potong di pasar tersebut, menyatakan bahwa harga ayam ras potong saat ini berada di angka Rp24.000 per kilogram.

"Harga ini adalah harga normal dan relatif stabil," ujarnya pada hari Minggu.

Selain itu, harga komoditas lainnya seperti bawang merah dan bawang putih juga terpantau stabil, masing-masing di kisaran Rp20.000 dan Rp30.000 per kilogram. Untuk cabai, baik cabai rawit lokal maupun cabai rawit dari luar daerah, tidak menunjukkan adanya kenaikan signifikan. Cabai rawit lokal dijual seharga Rp50.000 per kilogram, sementara cabai rawit dari luar daerah Rp46.000 per kilogram. Cabai keriting juga terpantau stabil di harga Rp36.000 per kilogram.

Baca Juga:Cemburu Jadi Motif Ibu Tiri Bunuh Bocah 6 Tahun di Pontianak

Harga sayuran seperti kol, tomat, mentimun, terong, sawi putih, dan wortel juga berada pada tingkat harga yang stabil, masing-masing berkisar antara Rp6.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, menegaskan bahwa stabilitas harga ini merupakan hasil dari pemantauan intensif yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak. Tim ini terus memantau stok dan perkembangan harga guna memastikan inflasi tetap terkendali.

Ani Sofian menjelaskan bahwa dalam menghadapi tantangan global dan domestik, pihaknya menerapkan strategi kebijakan 4K yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

"Pembiayaan implementasi strategi kebijakan 4K juga menjadi perhatian utama sebagai bentuk komitmen memperkuat efektivitas upaya pengendalian inflasi Kota Pontianak menuju ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan," ujarnya.

Kerja keras berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalbar, BPS Kota Pontianak, Perum Bulog Kalbar, Kejaksaan Negeri Pontianak, dan akademisi Universitas Tanjungpura, dinilai Ani Sofian berperan besar dalam capaian ini.

Baca Juga:Digulis Memanggil! Ratusan Masyarakat Lakukan Aksi di DPRD Kalbar, Ini Tuntutannya

"Sebagaimana tercatat, angka inflasi Kota Pontianak per bulan Juli sudah terkendali di angka 0,60 persen, yang bahkan merupakan capaian terendah se-Kalimantan Barat," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak