Rahasia Menjaga Kesehatan-Kebugaran Selama Puasa Ramadan

Jalan dan latihan mobilitas bisa jadi pilihan agar tetap aktif tanpa membebani sistem saraf pusat secara berlebihan.

Suhardiman
Selasa, 03 Maret 2026 | 12:29 WIB
Rahasia Menjaga Kesehatan-Kebugaran Selama Puasa Ramadan
Ilustrasi Olahraga Lari. (unsplash)
Baca 10 detik
  • Gok Yesodharan menyarankan fokus olahraga saat puasa untuk mempertahankan kebugaran, bukan peningkatan kondisi fisik.
  • Waktu latihan ideal adalah 90 menit sebelum berbuka, menghindari aktivitas intensitas tinggi seperti HIIT.
  • Perencanaan nutrisi saat sahur dan berbuka harus memprioritaskan karbohidrat cepat serap dan protein berkualitas.

"Jika ingin melakukan terapi kontras, lakukan saat tidak berpuasa agar Anda bisa langsung menghidrasi tubuh," katanya.

7. Pastikan hidrasi efektif

Hindari hanya minum air dalam jumlah besar sekaligus saat sahur, sebab tubuh hanya bisa menyerap air dalam jumlah tertentu dalam satu waktu. Tambahkan sedikit garam laut atau tablet elektrolit ke dalam air.

"Ini membantu hidrasi sel dan mencegah efek flush (air cepat terbuang). Sebisa mungkin hindari kafein karena bersifat diuretik dan dapat membuat Anda lebih cepat dehidrasi di siang hari," ujar Gok.

8. Jaga kesehatan mental

Selain mengupayakan tidur berkualitas dan melonggarkan diri dengan mengurangi intensitas latihan, Gok mengatakan bahwa mengonsumsi makanan bergizi seimbang juga penting untuk menjaga suasana hati.

"Jika Anda fokus berbuka dengan makanan padat nutrisi dan energi yang dilepas perlahan, bukan makanan yang menyebabkan lonjakan gula darah lalu turun drastis, suasana hati akan lebih stabil dan tubuh terasa lebih kuat, bukan sekadar bertahan dalam kondisi kehabisan energi," katanya.

9. Atur tidur

Ramadhan sering kali membuat pola tidur terpecah. Jadi, menurut Gok, sebaiknya mengusahakan tidur secara solifasik (tidur dalam beberapa sesi pendek). Tidur siang 20–30 menit dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif dan kesiapan fisik untuk latihan di malam hari.

10. Dengarkan tubuh

Perhatikan sinyal darurat dari tubuh. Segera hentikan olahraga jika kepala pusing berat atau terasa melayang, jantung berdebar kencang dan tidak melambat saat istirahat, kram (tanda kekurangan elektrolit parah), atau mual dan keringat dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak