Jawaban Cerdas Cermat MPR Viral, Disdikbud Kalbar: Harusnya Bisa Tunjukkan Sikap Kesatria

Faisal mengaku pihaknya telah memanggil kepala sekolah beserta tim pendamping LCC 4 Pilar tingkat Kalbar untuk membahas persoalan tersebut.

Suhardiman
Selasa, 12 Mei 2026 | 12:36 WIB
Jawaban Cerdas Cermat MPR Viral, Disdikbud Kalbar: Harusnya Bisa Tunjukkan Sikap Kesatria
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie. [suarkalbar]
Baca 10 detik
  • Dinas Pendidikan Kalimantan Barat memanggil pihak SMAN 1 Pontianak untuk membahas kontroversi teknis Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar.
  • Gangguan pengeras suara memicu perbedaan kualitas audio antara dewan juri dan tayangan siaran langsung YouTube publik.
  • Pihak sekolah disarankan mengajukan peninjauan kembali secara resmi kepada panitia lomba terkait validitas hasil perlombaan tersebut.

SuaraKalbar.id - Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat masih menjadi polemik dan terus memanas. 

Dugaan adanya gangguan teknis saat perlombaan memicu perdebatan di media sosial dan memancing reaksi berbagai pihak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie angkat bicara terkait kontroversi yang menyeret nama SMAN 1 Pontianak dalam ajang bergengsi tersebut.

Faisal mengaku pihaknya telah memanggil kepala sekolah beserta tim pendamping LCC 4 Pilar tingkat Kalbar untuk membahas persoalan tersebut.

"Saya sudah memanggil Kepsek SMAN 1 dan tim pendamping. Kita selesaikan sesuai ketentuan lomba dan harusnya bisa menunjukkan sikap kesatria terhadap lomba ini," katanya, melansir suarkalbar, Selasa, 12 Mei 2026.

Pihaknya juga meminta pihak SMAN 1 Pontianak dapat melakukan pengajuan resmi kepada panitia lomba untuk melakukan peninjauan kembali hasil perlombaan.

Gangguan Speaker Jadi Sorotan

Polemik bermula ketika muncul dugaan bahwa jawaban peserta tidak terdengar jelas oleh dewan juri akibat gangguan pengeras suara (speaker). Namun anehnya, suara peserta justru terdengar cukup jelas dalam siaran langsung YouTube yang beredar luas di media sosial.

Perbedaan kualitas audio antara perangkat juri dan tayangan live streaming itulah yang kemudian memunculkan tanda tanya publik. Banyak warganet mempertanyakan validitas penilaian dan meminta adanya evaluasi terbuka terhadap hasil perlombaan.

Situasi ini semakin panas setelah cuplikan video lomba viral dan menuai berbagai komentar. Sebagian masyarakat menilai persoalan teknis tidak boleh merugikan peserta, apalagi ajang tersebut menjadi pintu menuju kompetisi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak