SuaraKalbar.id - Kasus percaloan masuk calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) mencapai babak baru, Polda Kalimantan Selatan memastikan kedua tersangka merupakan warga biasa yang tidak memiliki keterlibatan dengan Polri.
"Jadi keduanya hanyalah orang biasa. Tidak ada juga keterlibatan anggota Polri. Tersangka hanya mengarang cerita kepada korban seolah-olah bisa menguruskan ke Mabes. Padahal itu semua hanya omong kosong," terang Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i di Banjarmasin, Kamis (13/8/2020).
Melansir dari Antara, kedua pelaku penipuan dengan modus calo masuk Taruna Akpol diringkus Polda Kalsel berinisial IR dan IL di Jakarta.
Keduanya tersangka menipu korban T, polisi yang berdinas di Polres Banjarbaru dengan total kerugian Rp1,35 miliar. Oleh korban, uang itu merupakan modal pelicin pengurusan anak korban untuk mengikuti seleksi calon Taruna Akpol tahun 2019.
Rifa'i mengatakan, berdsarkan hasil penyelidikan, pelaku disinyalir sudah beberapa kali melakukan penipuan dengan modus serupa di daerah lain.
"Masih didalami terus oleh penyidik. Untuk tersangka IR ditahan di Polda Kalsel. Sementara IL ditahan di Polda Banten karena ternyata terjerat kasus hukum lain di sana," ungkapnya.
Pengungkapan penipuan bermodus penerimaan calon anggota Polri tersebut merupakan perintah langsung dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta yang melalui Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono/
Tim gabungan dibentuk yang dipimpin oleh Kasubdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kompol Riza Muttaqien dan Kanit 2 Opsnal Subbid Paminal Bidpropam Polda Kalsel Ipda Robby Ansharie Bahasuan.
Tim Polda Kalsel berkoordinasi dengan Ropaminal Mabes Polri lantaran pada informasi awal yang didapat bahwa tersangka IR adalah Pamen Bareskrim. Namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata bukan anggota Polri.
Baca Juga: Kronologi Polisi Aktif Tertipu Rayuan Calo "Loloskan" Anak Masuk Akpol
Tersangka IR diamankan di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Sementara IL di daerah Tebet Timur Dalam Raya Jakarta Selatan
Berita Terkait
-
Kronologi Polisi Aktif Tertipu Rayuan Calo "Loloskan" Anak Masuk Akpol
-
Gunung Sinabung Erupsi, Catat Rekor Kolom Abu Tertinggi Dalam Sepekan
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, TNI-Polri Lakukan Patroli
-
Isu Calo Pembuatan SIM Beraksi di Wilayahnya, Begini Kata Polresta Denpasar
-
300 Kilogram Sabu Diamankan Polda Kalsel, Terbungkus 10 Karung Teh China
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama