SuaraKalbar.id - Anggota Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berhasil meringkus komplotan polisi gadungan yang melancarkan aksi penipuan lewat media sosial.
Komplotan tersebut tediri dari empat orang yang masing-masing berinisial S (26), YP (23), SA (24) dan A (26). Mereka merupakan warga Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.
Komplotan tersebut menipu seorang perempuan hingga korban mengalami kerugian Rp 1,3 miliar.
"Pelaku mengaku sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri)," kata Kapolres Tanah Bumbu AKBP Sugianto Marweki seperti dikutip dari Antara.
Sugianto menerangkan aksi penipuan tersebut dilakukan sejak September 2019.
"Modus penipuan berawal dari korban kenal dengan pelaku di facebook yang mengaku sebagai anggota Polri, berlanjut pelaku meminta nomor WA korban dengan tujuan untuk berkenalan lebih dekat," ujarnya.
Setelah menjalin pertemana, pelaku lalu meminjam uang kepada korban sebesar Rp 1 juta dengan alasan untuk memperbaiki mobil pelaku.
Namun pelaku terus menerus melakukan pemerasan sembari memberikan ancaman kepada korban. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,3 miliar.
Tak terima dengan ulah pelaku, korban melapor kejadian tersebut kepada Polres Tanah Bumbu pada Februari 2020.
Baca Juga: Potret Ketum PBNU Said Aqil Makan di Warung Pinggir Jalan, Panen Pujian
Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan komplotan polisi gadungan tersebut dengan bantuan anggota Reskrim Polres Lampung Utara.
"Ada empat pelaku yang kami tangkap bersama barang bukti hasil penipuan dan kini statusnya sudah kami tingkatkan menjadi tersangka," kata Sugianto.
Kekinian, komplotan polisi gadungan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade