SuaraKalbar.id - Bapati Landak Karolin Margret Natasa meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perangkat desa untuk mendirikan dapur umum bagi warga terdampak banjir.
Hal ini dilakukan untuk memastikan warga yang tinggal di daerah-daerah beberapa hari terakhir mendapat suplai makanan dengan baik.
"Kita juga meminta agar pemerintah desa bisa menyiapkan tempat pengungsian, dan jika ada pengungsi segera berkoordinasi dengan BPBD untuk membuat dapur umum," ujarnya kepada Antara, Senin (7/9/2020).
Karolin juga meminta para kepala desa segera mendata warga dan kerusakan yang terjadi akibat bencana banjir lalu melaporkannya ke BPBD.
Lebih lanjut, ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau keadaan warga yang terdampak banjir.
"Kami akan terus memantau kondisi terkini di lapangan dan meminta kepada petugas untuk melakukan pendataan terhadap jumlah masyarakat yang terdampak banjir. Yang jelas kita akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya memungkasi.
Untuk diketahui, hujan deras yang terjadi di Landak sejak Jumat (4/9) menyebabkan banjir di sejumlah desa.
Menurut data BPBD, banjir menerjang Desa Ampadi, Meranti, dan Tahu di Kecamatan Meranti, Desa Nyanyum di Kecamatan Kuala Behe, Desa Semunti, Tengue, dan Sekendal di Kecamatan Air Besar, Desa Menjalin di Kecamatan Menjalin, Desa Untang di Kecamatan Banyuke Hulu, dan Desa Songga di Kecamatan Menyuke.
Baca Juga: Operasi Gabungan di Singaraja Tindak 17 Pelanggar Protokol Kesehatan
Berita Terkait
-
Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Gelondongan Kayu Banjir Sumut ke Kejari Sibolga
-
Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter
-
Banjir Nagoya Mengkhawatirkan, CdM Pastikan Atlet Indonesia di Asian Games 2026 Aman
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama