- Enam sopir travel di Kotawaringin Timur terindikasi positif narkoba saat tes urine pemeriksaan Lebaran 2026.
- Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba ini dilakukan di Islamic Center Sampit pada Sabtu, 14 Maret 2026.
- Tindak lanjut hasil tes positif diserahkan kepada BNNK Kotim dan Satresnarkoba Polres Kotim untuk penanganan.
SuaraKalbar.id - Menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, pengawasan terhadap pengemudi angkutan umum semakin diperketat.
Sebanyak enam sopir travel yang melintas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terindikasi menggunakan narkoba setelah menjalani tes urine dalam pemeriksaan kesehatan Pos Pengamanan Terpadu Angkutan Lebaran 2026.
“Hasil pemeriksaan terhadap para sopir travel ada enam orang yang terindikasi positif narkoba. Tapi dalam hal ini kami sebatas pemeriksaan saja, maka untuk tindak lanjutnya kami serahkan ke pihak berwenang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho, melansir Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
Nugroho menjelaskan bahwa Pos Pengamanan Terpadu Angkutan Lebaran kembali diaktifkan guna menjamin keselamatan dan keamanan pemudik.
Salah satu kegiatannya adalah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan tes urine bagi para sopir angkutan umum serta pembantu sopir atau kernet.
Dalam pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini, pihaknya menggandeng Satresnarkoba Polres Kotim dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim.
Sebelumnya, pada Jumat, 13 Maret 2026, pemeriksaan kesehatan dan tes urine menyasar sopir dan kernet bus yang transit di Terminal Patih Rumbih.
Sebanyak 28 orang diperiksa, hasilnya delapan orang mengalami tekanan darah tinggi, enam gula darah tinggi, tujuh kelebihan berat badan, sedangkan untuk tes narkoba semua negatif.
Kemudian, Sabtu 14 Maret 2026, kegiatan serupa dilaksanakan di kawasan Islamic Center Sampit dengan menyasar para sopir travel atau taksi.
“Kami minta tolong Satlantas dan Dishub memberhentikan travel yang lewat dan para sopir kami minta cek kesehatan sekaligus cek narkoba. Selanjutnya sopir menemui tim kesehatan untuk diperiksa, lalu untuk tes urine dikawal BNNK sampai dapat hasilnya,” ujar Nugroho.
Sebanyak 26 sopir travel diperiksa dalam kegiatan kali ini, hasilnya 19 mengalami tekanan darah rendah, tiga gula darah tinggi, satu kelebihan berat badan dan tiga kurus, serta hasil tes urine menunjukkan enam orang positif narkoba.
Nugroho menegaskan, dalam kegiatan ini Dinas Kesehatan hanya sebatas melakukan pemeriksaan, sedangkan untuk tindak lanjut terhadap sopir yang positif narkoba diserahkan kepada BNNK Kotim dan Satres Narkoba Polres Kotim.
Informasi yang ia terima, para sopir yang terindikasi positif narkoba tersebut minta identitas diri dan diberikan surat tidak layak jalan serta dikenakan wajib lapor.
“Kesepakatan waktu rapat kemarin, BNNK yang menangani dari sisi pengguna termasuk rehabilitasinya, lalu dari Satres Narkoba Polres Kotim.itu yang menindaklanjuti pengembangan kasusnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine, pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada para pengemudi angkutan tersebut.
Berita Terkait
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba
-
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Arus Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG