Husna Rahmayunita
Rabu, 09 September 2020 | 08:13 WIB
Ilustrasi mayat atau jenazah. (Shutterstock)

SuaraKalbar.id - Seorang pemuda berinisial EH (22) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Ia yang sudah tiga hari menghilang diduga bunuh diri gegara putus cinta.

Jenazah karyawan PT Sawit Khatulistiwa Lestari Estate (SKL) itu ditemukan di area perkebunan sawit yang berada di Mensiku, Kecamatan Binjang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (8/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Sintang melalaui Kasubbag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto menerangkan korban diduga mengakhiri hidup dengan menenggak racun tikus.

"Dari olah TKP ditemukan bekas muntahan korban mengandung racun tikus merk Pleret. Sedangkan di sekitar muntahan tersebut kondisi rumput dalam keadaan kering dan layu. Dugaan korban bunuh diri dengan memakan racun tikus dicampur dengan racun rumput dan kondisi mayat ditemukan berada di parit," ujarnya seperti dikutip dari suarakalbar.co.id.

Hariyanto lantas membeberkan kronologi penemuan jenazah EH. Berawal dari laporan yang diterima aparat Polsek Binjai Hulu pada Senin (7/9) mengenai seorang karyawan PT SKL yang hilang sejak Sabtu (5/9).

Mendapat laporan tersebut, keesokan harinya polisi lantas melakukan pencarian dengan mendatangi kamp PT SKL.

Setelah melakukan pencarian selama hampir tiga jam, petugas menemukan korban EH dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Saat ditemukan, jenazah laki-laki itu berada di parit di area perkebunan sawit.

"Pukul 11.00 WIB, ditemukan karyawan hilang tersebut dalam keadaan meninggal dunia yang diduga bunuh diri akibat putus cinta dengan pacarnya," ujar Hariyanto.

Baca Juga: Bawaslu Kejar Izin Mutasi Pejabat Pemkot Makassar dari Kemendagri

Petugas pun langsung mengevakuasi jenazah EH dari lokasi. 

Load More