Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Selasa, 15 September 2020 | 07:25 WIB
peristiwa pembacokan di masjid (capture)

Pembacokan itu berawal saat Arif bilang ke Mahyudin untuk memberikan kunci kotak amal kepada bendahara.

Ketika pelaksanaan salat maghrib, pada saat rakaat pertama, Mahyudin keluar dari safnya dan pulang ke rumah mengambil sebilah parang.

“Dia ngomong ke saya ‘kau dak usah lagi di bagian kunci kotak amal’. Karena sangat tersinggung akhirnya nekat membacoknya saat sedang sholat magrib sebanyak dua kali,” ujar Mahyudin.

Setelah itu, pelaku kembali ke masjid.

Baca Juga: Pembacok Warga Tambora Ditangkap! Petantang-petenteng Bawa Revolver

Tak terima dengan kejadian tersebut, salah satu keluarga Arif bernama Efrohayati melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kayuagung.

Efrohayati tak menyangka kejadian yang dialami oleh kakak iparnya itu. Pasalnya antara Mahyudin dan Arif saling kenal baik.

Bahkan, Mahyudin sering menyetirkan kendaraan kakaknya saat pergi ke suatu tempat.

“Saya tidak menyangka peristiwa yang menimpa kakak ipar saya. Saya ke sini untuk membuat laporan,” kata Efrohayati.

Baca Juga: Raffi Tewas Dianiaya Sekelompok Orang di Kemayoran Lama

Load More