SuaraKalbar.id - Provinsi Kalimantan Barat masuk zona kuning COVID-19, Rabu (16/9/2020). Hal ini dipastikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson.
Harisson mencatat total kasus konfirmasi sampai hari ini di Kalbar mencapai 803 orang.
"Kalbar saat ini masuk zona kuning COVID-19 sehingga ini tentu menjadi peringatan bagi kita untuk memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Untuk itu diharapkan perhatian dan kerjasama dari masyarakat agar bersama-sama mencegah penularan virus ini," kata Harisson di Pontianak, Rabu sore.
Dia menjelaskan, saat ini jumlah kasus konfirmasi di Kalbar mencapai 803 kasus, 666 orang sembuh (82,93 persen) dan yang meninggal sebanyak 7 orang.
Untuk hari ini terjadi penambahan kasus sebanyak 19 orang yang terdapat di Kabupaten Sintang 6 orang, Kota Pontianak 5 orang, Kubu Raya 4 orang, Sambas 1 orang, Bengkayang 1 orang dan dari luar wilayah 2 orang.
"Hari ini juga ada kasus konfirmasi sembuh sebanyak 11 orang. Dan kita harap pasien yang lain terus semakin banyak yang sembuh," katanya.
Dia menjelaskan untuk penambahan kasus COVID-19 di Sintang, sebanyak 6 merupakan bagian dari kluster sekolah Seminari.
Sedangkan untuk penambahan kasus di Kota Pontianak, merupakan bagian dari kluster yang sudah ada.
Kemudian, juga terdapat kluster baru pada hari ini dari Kabupaten Kubu Raya sebanyak empat orang, yang merupakan kluster dari jemaah Munzalan yang berada di Sungai Raya Dalam.
Baca Juga: Vaksin Tak Akan Hentikan Pandemi Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!
"Kita akan melakukan pelacakan terhadap beberapa kluster yang ada," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus Karhutla Meledak, Bareskrim Polri Jerat 20 Korporasi dan Ratusan Tersangka
-
Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga
-
Petani Kalimantan Barat: Kami Lama Nggak Lihat Matahari, 3 Bulan Kabut Asap Tebal
-
Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik
-
Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional