SuaraKalbar.id - Penutupan sementara layanan kesehatan di Pontianak kembali terjadi. Terkini, Puskesmas Perum II di Kecamatan Pontianak Utara ditutup.
Hal ini menyusul dokter dan perawat yang bertugas di Puskesmas tersebut positif Covid-19. Demikian yang disampaikan Wali Kota Singkawang, Edi Rusdi Kamtono.
"Mulai hari ini, Puskesmas Perum II kami lakukan penutupan sementara, karena satu dokter dan satu perawatnya positif Covid-19," ujarnya, Sabtu (26/8/2020).
Setelah temuan kasus ini, pihaknya juga langsung melakukan tes usap terhadap semua staf yang bekerja di Puskesmas Perum II.
"Selain itu, Dinkes Kota Pontianak juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan puskemas tersebut, dan melakukan 'tracing' (penelusuran) terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan kedua orang itu," ujar Edi.
Dia menambahkan penutupan sementara Puskesmas Perum II itu dilakukan selama tiga hari ke depannya, guna mensterilkan tempat itu dari virus corona jenis baru tersebut.
Lebih lanjut, Edi mengimbau masyarakat selalu menaati protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Terhitung 23 September 2020 hingga 14 hari ke depan, Pemerintah Kota Pontianak membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di kota itu.
"Pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari, yakni maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Misalnya, warung kopi hanya boleh buka hingga pukul 21.00 WIB atau sudah harus tutup, dan begitu juga mal, taman-taman dan lainnya," ujar Edi memungkasi. (Antara).
Baca Juga: Kehilangan Indra Penciuman, Seorang Nakes RSUD Singkawang Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat