SuaraKalbar.id - Tim Inavis Satreskrim Polresta Pontianak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terhadap kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Pontianak Timur, Kalimantan Barat.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang yang masih berada di tempat kejadian perkara.
Barang barang bukti tersebut di antaranya berupa asbak rokok, sprai, sarung bantal yang masih menempel bercak darah. Bahkan rambut dari salah satu korban.
“Olah TKP lanjutan guna menyakinkan terhadap Barang Bukti maupun jejak-jejak pelaku yang mungkin masih ada yang tertinggal di TKP," kata Kasi Humas Polsek Pontianak Timur, Iptu Iskak Pujianto, Jumat (25/9/2020).
Barang bukti dari hasil olah TKP itu langsung diamankan oleh kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.
"Semuanya sudah diamankan namun bila masih terdapat barang bukti lain, maka bila perlukan tentunya tim inavis akan melakukan cek ulang ke TKP," ujarnya.
Iskak menuturkan perlu kejelian dan kecermatan agar tindak pidana menjadi terang dan jelas, sehingga pelaku mudah di elusuri.
"Untuk itu saya berharap masyarakat agar tidak menyentuh TKP Sebelum Police line dibuka, Bagi masyarakat yang punya informasi terhadap kasus ini alangkah baiknya disampaikan kepada kami dan identitas akan kami rahasiakan," ujarnya memungkasi.
Sebelumnya, sepasang ibu dan anak ditemukan tewas mengenaskan di rumah mereka di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan,Pontianak Timur, Kalimantan Barat, Rabu (23/9/2020) malam.
Baca Juga: Tewas Misterius, Kronologi Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Pontianak Timur
Penemuan mayat ibu dan anak tersebut seketika menggegerkan warga setempat. Belakangan diketahui, kedua korban yakni SS (39) dan GB (19).
Sebelum ditemukan tewas, ibu dan anak tersebut tiga hari tak ada kabar. Pihak keluarga pun menyambangi kediaman korban dan menemukan keduanya dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian pasangan ibu dan anak tersebut.
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang