SuaraKalbar.id - Sejumlah Creators TikTok atau pengguna TikTok mengancam membuka simpanan wanita dan pria anggota DPR yang sudah beristri dan bersuami. Itu akan dilakukan jika para anggota DPR tak membantu mencabut UU Cipta Kerja yang mereka sahkan sendiri.
Para creators TikTok mengunggah video TikTok menolak UU Cipta Kerja dengan mengancam beberapa oknum anggota DPR yang disebut pernah berhubungan dengannya.
Salah seorang pengguna Twitter membuat utas yang berisi kumpulan video TikTok sejumlah wanita yang mendadak viral tersebut.
"Kumpulan video TikTok 'simpanan' Bapak/Ibu DPR," tulisnya.
Terdapat lebih dari dua puluh video yang terangkum dalam utas tersebut.
Dalam videonya, mereka seolah mendesak agar para anggota DPR membatalkan UU Cipta Kerja.
Apabila tidak, mereka mengancam akan lapor kepada sang istri perihal hubungannya.
Utas dibuka dengan video seorang wanita yang mengenakan pakain bewarna hijau. Dalam videonya, ia menuliskan narasi yang ditujukan kepada anggota DPR berinisial "W".
"Untuk Bapak DPR inisial 'W' yang terhormat apakah masih ingat dengan saya? Baru kemarin dibeliin barang kok sekarang diblock?" tulisnya.
Baca Juga: Tolak UU Ciptaker, Sejumlah Cewek Ancam DPR: Masih Ingat? Saya Lapor Istri
Dalam narasi videonya, wanita tersebut ikut mendesak agar RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law dibatalkan.
Ia mengancam akan membeberkan apa hubungannya dengan anggota DPR berinisial 'W' tersebut apabila UU Cipta Kerja tidak dicabut.
Sementara itu, pada video kedua terdapat seorang wanita yang mengancam akan memberitahu kepada sang Istri apabila UU Cipta Kerja akan disahkan.
Ia menuturkan bahwa apa yang dilakukannya ini adalah bentuk menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada Senin (5/10/2020) lalu.
"Bantu tolak RUU Omnibus Law," tukasnya.
Tak hanya para wanita saja, dalam utas kumpulan video tersebut ternyata juga ada sosok pria yang ikut buka suara. Ia mengirimkan pesan kepada salah seorang Ibu anggota DPR.
Berita Terkait
-
5 PP Ramadan 2026 di TikTok yang Menarik, Lengkap Cara Buatnya
-
Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD
-
Mengecam Konten "Sewa Pacar" Libatkan Pelajar
-
Guru di Gorontalo Ditegur Saat Live TikTok di Jam Kerja, Panik dan Minta Maaf
-
Tiktoker Cecilia Meliana dan Pilihan Menggunakan Kepekaan untuk Menolong Sesama
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Lebaran 2026 Jualan Apa? 6 Ide Kue Kering yang Selalu Dicari Konsumen
-
Konsumsi Mi Instan Boleh, Asal Dibatasi, Ini Penjelasan Ahli Gizi
-
Polda Sulteng Pecat 34 Personel Akibat Pelanggaran Berat
-
Adakah Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026? Simak Informasi Lengkapnya
-
1.619 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Sumsel, Mayoritas dari China