- Warga Pontianak dan Kuching membandingkan harga kebutuhan pokok untuk menentukan efisiensi biaya belanja bulanan rumah tangga mereka.
- Harga beras dan ayam potong di Pontianak terbukti lebih terjangkau dibandingkan dengan harga komoditas serupa di Kuching.
- Kuching unggul dalam variasi serta kualitas produk modern, sementara Pontianak tetap menjadi pilihan utama untuk menghemat pengeluaran.
SuaraKalbar.id - Perbandingan harga kebutuhan pokok antara Indonesia dan Malaysia kembali jadi perbincangan hangat. Kali ini, sorotan tertuju pada dua kota yang punya kedekatan geografis dan aktivitas lintas batas yang tinggi yakni Pontianak dan Kuching.
Warga mulai jujur-jujuran membandingkan biaya belanja bulanan. Hasilnya? Tidak sesederhana yang dibayangkan.
Dari penelusuran di lapangan dan pengalaman warga perbatasan, sejumlah bahan pokok menunjukkan perbedaan harga yang cukup mencolok.
Di Pontianak, beras medium dijual sekitar Rp12.000–Rp14.000/kg. Sementara di Kuching, harga bisa sedikit lebih tinggi jika dikonversi ke rupiah, terutama untuk beras impor berkualitas premium.
Sementara untuk ayam potong, Pontianak masih unggul dengan kisaran Rp35.000–Rp40.000/kg. Di Kuching, harga ayam cenderung lebih mahal karena standar kualitas dan biaya distribusi.
Untuk komoditas telur ayam relatif berimbang, meski di Kuching sering sedikit lebih tinggi jika dikonversi ke rupiah. Produk lokal Pontianak lebih murah. Namun di Kuching, pilihan buah impor lebih banyak dan beberapa justru lebih kompetitif dari sisi harga.
Perbandingan ini tidak bisa dilepaskan dari cara masyarakat berbelanja. Di Pontianak, pasar tradisional masih menjadi tulang punggung kebutuhan rumah tangga. Harga bisa dinegosiasikan, dan pilihan produk lokal melimpah.
Sebaliknya, di Kuching, banyak warga mengandalkan supermarket modern dengan standar kenyamanan, kebersihan, dan kualitas dirasa lebih diutamakan.
Faktor penting lain yang sering luput dari perhatian adalah nilai tukar mata uang. Saat rupiah melemah terhadap ringgit, biaya belanja di Kuching otomatis terasa lebih mahal.
Namun ketika kurs menguat, sebagian warga justru memanfaatkan momen untuk belanja lintas negara, terutama untuk produk industri tertentu.
Baca Juga: AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
Meski banyak yang mengira Malaysia pasti lebih murah, kenyataannya tidak selalu demikian. Untuk kebutuhan pokok harian seperti beras, ayam, dan sayur lokal, Pontianak masih lebih hemat. Namun untuk produk tertentu—terutama barang impor dan kebutuhan modern, Kuching bisa lebih unggul dari sisi variasi dan kualitas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan belanja kini bukan sekadar soal harga, tetapi juga soal preferensi. Sebagian warga tetap setia berbelanja di dalam negeri demi efisiensi. Namun tak sedikit pula yang sesekali “menyeberang” untuk mendapatkan pengalaman belanja yang berbeda.
Mana Lebih Hemat? Adu Harga Sembako Pontianak vs Kuching, Hasilnya Tak Terduga.
Pontianak masih menjadi pilihan paling logis untuk menekan pengeluaran bulanan. Namun Kuching menawarkan nilai lebih dari sisi kualitas, kenyamanan, dan variasi produk.
Artinya, pilihan kembali ke kebutuhan masing-masing: ingin berhemat maksimal, atau mengutamakan kualitas hidup?
Tag
Berita Terkait
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
5 Tips Berburu Sarapan Enak di Pontianak, Datang Lebih Pagi Sebelum Menu Favorit Habis
-
7 Alasan Orang Pontianak Betah Nongkrong di Warkop Seharian, Tradisi yang Bikin Pendatang Kaget
-
7 Jajanan Tradisional Pontianak yang Mulai Langka, Ada Batang Burok yang Bikin Nostalgia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Mana Lebih Hemat? Adu Harga Sembako Pontianak vs Kuching, Hasilnya Tak Terduga
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Tengkawang dari Hutan Kalimantan Kini Diburu Brand Dunia, Ini Manfaatnya untuk Kulit dan Rambut
-
Dari Upah Layak hingga Outsourcing, Ini 10 Tuntutan Buruh Kalbar di May Day
-
Siswa Sekolah Swasta di Kalbar Kini Bisa Dapat Beasiswa, Lebih dari 113 Ribu Sudah Terbantu