SuaraKalbar.id - Iwan (39), seorang warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat ditangkap polisi atas kasus pembunuhan.
Ia tega menikam adik iparnya yang berinisial DM hingga tewas hanya karena buah kelapa. Tak hanya adik ipar, pelaku juga melukai keponakannya.
Peristiwa penikaman itu terjadi pada Senin (19/10/2020) malam. Pelaku saat itu murka dengan sikap sang adik ipar.
Dikutip dari kalbarupdates.com (jaringan Suara.com), kejadian berawal saat nenek korban meminta buah kelapa kepada Iwan.
Tetapi saat itu, korban tidak memberikannya dengan dalih ingin menanam buah kelapa tersebut. Iwan pun meradang hingga terlibat cekcok.
"Terjadilah perdebatan antara pelaku dengan korban," ujar Kapolsek Sungai Raya AKP Sutrisno.
Lantara tak terima, Iwan kemudian mengambil pisau di dapur. Ia kemudian langsung menusuk perut korban. Nahas akibat kejadian itu, korbanmeninggal dunia.
Tak hanya DM, anaknya yang berinisial MA (9) pun ikut menjadi korban karena tertusuk pisau Iwan di bagian paha.
“Saat ini anak korban dalam perawatan intensif di rumah sakit,” kata Sutrisno.
Baca Juga: Pembunuh Bocah Rangga dan Perkosa Ibunya Tewas karena Sesak
Sementara Iwan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre