SuaraKalbar.id - Jelang Pilkada 2020, kegiatan kampanye yang dilakukan pendukung salah satu calon kepala daerah di Desa Sukabangun, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat dibubarkan pada Rabu (2/12/2020).
Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Delta membubarkan kampanye tersebut karena melanggar protokol kesehatan (prokes).
Hal itu dibenarkan oleh Ketua Panwascam Delta Pawan Theo Bernadhi. Ia menyebut kampanye tersebut memicu kerumunan karena dihadiri ratusan warga.
Selain pelanggaran prokes, ada ada indikasi pembagian uang tunai oleh oknum masyarakat yang diduga tim/relawan dari salah satu Paslon.
Baca Juga: Jelang Pilkada, KPU Kapuas Hulu Kekurangan 766 Surat Suara
“Selain itu juga ditemukan adanya kehadiran sejumlah anak-anak di bawah umur, serta indikasi pembagian uang untuk masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut,” pujar Theo seperti dikutip dari SuaraKetapang.co.id, mitra SuaraKalbar.co.id (jaringan Suara.com).
Setelah mendapat informasi tersebut dirinya bersama jajaran Panwascam Delta Pawan langsung mendatangi lokasi.
Setibanya di lokasi, Panwascam Delta menemukan puluhan bahkan seratusan masyarakat yang masih berkumpul.
“Kami dokumentasikan suasana dikediamannya dan saya mendatangi pemilik rumah, sempat saya tanyakan aktivitas apa, awalnya dia mengelak, namun setelah saya terus kejar pertanyaan ia akhirnya mengaku kalau dirinya mengumpulkan masyarakat untuk memberikan arah politik atau dukungan ke salahsatu Paslon," ucapnya.
Saat ini pihaknya telah meneruskan temuan dan fakta kejadian tersebut ke Bawaslu Ketapang guna ditindaklanjuti.. Theo meminta agar pihak yang terkait dengan kampanye paslon mematuhi aturan yang ada.
Baca Juga: Ikut Kampanye Sampai Joget-joget, Kepsek di Riau Dipenjara 4 Bulan
"Keberadaan kami hanya menjalankan tugas untuk melakukan upaya pencegahan, mengawasi dan menindak sesuai amanat undang-undang yang diberikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Tunggu Perda Disahkan, Dana Rp300 Juta per RW di Depok Cair 2026
-
Gelar Kampanye Sosial di Panti Asuhan, Comminfest 2025 Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang bagi Anak
-
Batal Gelar Program Sarapan Bergizi Gratis, Pramono Bakal Renovasi Kantin Sekolah Biar Bisa Jadi SPPG
-
Kalah Pilkada, RK-Suswono Ternyata Dapat Sumbangan Kampanye Terbanyak
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025