SuaraKalbar.id - Borneo FC tidak membutuhkan waktu lama untuk mencari pengganti Carlos Salomao sebagai pelatih kiper. Senin (7/12/2020), klub berjuluk Pesut Etam menunjuk Jorge Damian Rodriguez sebagai pengganti Salomao.
Presiden Borneo FC, Nabil Husein, mengaku tidak sembarangan memilih pelatih kiper. Pelatih kiper berusia 44 tahun itu dipilih setelah pertimbangan yang matang.
Sebelum diumumkan secara resmi, manajemen tim sudah melakukan penelusuran lebih dahulu.
Apalagi, diakui Nabil banyak yang melamar kepada pihaknya untuk menjadi suksesor Salamao. Nabil berharap, manajemen mengambil keputusan yang tepat.
"Ada beberapa kandidat sebelumnya dan akhirnya kami memilih Jorge sebagai pelatih kiper yang baru," kata Nabil, dikutip laman resmi klub, Senin (7/12/2020).
"Harapannya, semoga dia bisa melatih kiper-kiper Borneo untuk lebih baik lagi dari sebelumnya. Selamat datang di Borneo FC, Jorge."
Nabil menambahkan timnya sangat serius meski kompetisi musim ini tidak jelas. Sosok yang juga pengusaha muda itu ingin membuat Borneo FC maju menjadi klub profesional.
Adapun untuk kontrak, Jorge Damian Rodriguez diikat selama satu musim dengan opsi perpanjangan jika penampilannya memuaskan manajemen.
"Ini tanda keseriusan Borneo FC dalam membina dan menciptakan atlet-atlet profesional dan kualitas. Dia kami kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan kontrak," pungkasnya.
Baca Juga: Borneo FC Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Kiper Carlos Salomao
Tentu Damian kemungkinan tidak akan sulit beradaptasi mengingat pelatih kepala Mario Gomez juga dari Uruguay. Namun, masih belum diketahui kapan Pesut Etam --julukan Borneo FC-- akan mulai latihan bersama-sama.
Berita Terkait
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya