SuaraKalbar.id - Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah desa di Ngabang, Landak, Kalimantan Barat terendam banjir Jumat (15/1/2021).
Tercatat ada 20 dusun dari 9 desa di Ngabang, Landak yang terdampak banjir. Komplek Keraton Ismahayana pun terendam.
Banjir ini diakibatkan oleh luapan Sungai Landak yang mendapat kiriman air dari kecamatan lain.
Berdasarkan pantauan Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com) pada Jumat siang, di sekitar halaman Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Menurut Juru Kunci Keraton Ismahaya, Gusti Mahyudi belum ada tindakan untuk memindahkan barang-barang yang tersimpan karena air masih belum menyentuh lantai keraton.
"Jadi jika air sudah menyentuh lantai keraton, jadi semampu yang bisa kita lakukan untuk memindahkan barang-barang," ujarnya.
Tak hanya di Komplek Kraton Ismahayana, air turut menggenangi sejumlah lokasi seperti Pasar Baru dan sekitar jembatan lama, dan Pulau Bendu Ngabang.
Sementara itu sejumlah desa di Ngabang yang kebanjiran di antaranya Ambarang, Hilir Tengah, Hilir Kantor, Raja, Temiang Sawi, Pak Mayam, Sebirang, Amboyo Selatan.
Baca Juga: Dusun Kraton Jember Direndam Banjir, Warga dan Hewan Ternak Mengungsi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?