SuaraKalbar.id - Warga di Gang Sebedang Dalam, Jalan H Rais A Rahman, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dikejutkan dengan satu keluarga dibantai secara sadis, Kamis (11/2/2021) pagi.
Diduga ini kasus pembunuhan berencana dalam keluarga yang dilakukan suami. Satu keluarga dibantai mengakibatkan tiga orang menjadi korban.
Dari tiga korban yang akan dihabisi, satu meninggal dunia dan dua kritis. Saat ini, pelaku berinisial H sudah diamankan di Polresta Pontianak Kota. Sementara korban kritis dibawa dan dirawat di RSU St Antonius Pontianak.
"Pelaku berinisial A. Sementara korban meninggal dunia adalah Ab kakak dari istrinya (abang ipar pelaku), kemudian At si istri dan Ap orang tua istri kritis," jelas Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo saat ditemui di lokasi kejadian.
Leo menambahkan, sampai saat ini pelaku masih dilakukan interogasi di Mapolresta Pontianak Kota. Hasil pemeriksaan sementara, pembunuhan berencana ini lantaran pelaku sakit hati kepada keluarga istrinya.
"Secara psikologi, pelaku ini tidak mengalami gangguan kejiwaan. Kelihatannya ya. Karena pelaku masih kita interogasi terus," terang Leo.
Saat ini, lokasi kejadian sudah dilintangi garis polisi. Sejumlah saksi pun diperiksa untuk mengungkap penyebab pembunuhan berencana ini.
"Jadi, awalnya ada informasi dari masyarakat ke anggota piket Polresta Pontianak Kota, kemudian langsung meluncur ke lokasi. Informasi didapat sekira pukul 05.00 Wib, selesai salat subuh. Tak membutuhkan waktu, pelaku ditangkap tanpa perlawanan di lokasi kejadian," terangnya.
Selain pelaku, petugas Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak Kota juga mengamankan dua senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
Baca Juga: Akal Bulus Pembunuh Pedagang Sayur di Kubu Raya, Ikut Pemulasaran Korban
Kontributor : Ocsya Ade CP
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade