SuaraKalbar.id - Seorang sekuriti ditangkap Densus 88. Sekuriti tersebut merupakan salah satu terduga teroris yang diamankan di Kalimantan Barat (Kalbar).
RE, insial pria itu diamankan Densus 88 karena diduga berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Pemuda 28 tahun itu dikabarkan diamankan di tempat kerjanya. Selain itu, tim Densus 88 yang dibackup Polda Kalbar pun telah melakukan penggeledahan di tempat tinggal RE, di kawasan Pontianak Timur, Kota Pontianak.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Chalres Go menyebutkan, terduga teroris ini dibawa ke Mako Brimob Polda Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan.
"Hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan diduga jaringan JAD,” ucap Donny, Rabu (17/2/2021).
Untuk barang bukti yang diamankan, kata Donny, tim masih melakukan penggeledahan di sejumlah tempat yang berkaitan dengan terduga teroris ini.
"Kami masih menunggu update hasil pemeriksaan dari pihak Densus 88," jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Ilyas mengatakan, ia menyaksikan penggeledahan tersebut.
"Tadi penggeledahan sekira pukul 08.30. Saya tadi diminta aparat ikut ke lokasi penggeledahan terkait terduga teroris," jelasnya saat didatangi kediamannya tak jauh dari lokasi penggeledahan.
Baca Juga: Kapolri Sigit Berkunjung di Makassar, Dekat Lokasi Penangkapan Teroris JAD
Pria 45 tahun ini menerangkan, rumah yang digeledah terkait keterlibatan RE ini ada dua. Yakni rumah mertuanya yang tak jauh dari rumah Ilyas dan rumah orangtua RE di RW sebelah.
"Barang bukti yang diamankan, tadi saya lihat buku-buku saja, sama laptop. Di rumahnya, di RW sebelah juga digeledah. Sama barang buktinya, buku-buku saja. Tidak ada semacam senjata tajam atau apa," jelasnya.
Ia melanjutkan, sebelumnya, RE tinggal di rumah orangtuanya di RW sebelah. Masih satu kelurahan. Namun, sejak menikah, ia ikut istri tinggal di rumah mertuanya. Kurang lebih sejak setahun yang lalu.
"Saya melihat langsung penggeledahan di gang ini. Kalau di sana tidak, RT nya menginformasikan ada buku-buku juga diamankan, ada laptop dan handphone juga," jelas Ilyas.
Dalam penggeledahan ini, lanjutnya, istri RE turut dihadirkan untuk menyaksikan. Kala itu, istri RE sedang bekerja di salah satu rumah sakit swasta. Kemudian dijemput tim untuk kembali ke rumah.
"Tadi ramai, ada 30-an personel. Penggeledahan lebih dari sejam," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian