Penghuni ruko tersebut, Susilawati Bong tewas karena menghirup asap. Perempuan 64 tahun itu meninggal karena diduga sesak nafas akibat kepulan asap dari api yang membakar ruko tempat tinggalnya, yakni Toko Cyber X.
Pengurus Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta (APKS) Kota Singkawang, Tjhai Nyit Khim menerangkan korban meninggal dunia adalah seorang lansia yang kehabisan oksigen setelah dikepung asap saat terjebak di lantai dua.
"Kita dapat informasi, satu korban meninghal. Itu karena kuat sekali asap tadi, selain itu faktor usia juga," jelasnya.
Perempuan yang akrab dipanggil Malika ini melanjutkan, dalam kebakaran ini setidaknya ada tujuh ruko berdempetan yang hangus. Kebakaran ini terjadi mulai sekira pukul 03.00 WIB.
Selain berjibaku menjinakkan api, kata Malika, petugas pemadam kebakaran juga megevakuasi para korban yang terjebak dalam ruko di lantai dua.
"Anggota pemadam mengevakuasi tiga orang yang terjebak di lantai dua. Satu korban meninggal dunia di rumah sakit" ujar Malika.
Ia menerangkan, dalam proses evakuasi korban dan memadamkan api, petugas sempat mengalami kesulitan. Karena asap begitu pekat dalam ruangan membuat penglihatan tertutup dan sesak nafas. Sehingga terjadi kesulitan mencari korban.
Maka dari itu, bercermin dari kejadian ini, ia berharap kedepan petugas pemadam kebakaran dibekali masker dan tabung oksigen saat melokalisir lokasi kebakaran.
"Kami juga berharap kepada pemerintah untuk menyediakan alat tabung dan masker yang safety," harap dia.
Baca Juga: Istana BEC Kebakaran, Pengunjung Lari Berhamburan
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas