- Harga tandan buah segar kelapa sawit di Kalimantan Barat periode April 2026 mencapai rekor tertinggi Rp3.726 per kilogram.
- Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh optimalnya produktivitas tanaman usia 10 hingga 20 tahun serta stabilnya pasar global.
- Tren positif harga ini memberikan dampak peningkatan pendapatan bagi para petani kelapa sawit di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
SuaraKalbar.id - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Barat kembali menunjukkan tren positif. Untuk periode I April 2026, harga TBS sawit ditetapkan dengan angka tertinggi mencapai sekitar Rp3.726 per kilogram, menjadi salah satu level tertinggi sepanjang awal tahun ini.
Kenaikan harga TBS kelapa sawit Kalbar ini menjadi kabar baik bagi para petani, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas sawit dalam beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga, nilai tertinggi harga TBS kelapa sawit Kalbar periode ini berada pada kelompok umur tanaman produktif, yakni sekitar 10 hingga 20 tahun.
Kelompok umur ini memang secara konsisten menjadi penyumbang harga tertinggi karena tingkat produktivitas dan kualitas buah yang optimal.
Sebagai perbandingan, pada periode sebelumnya, harga TBS sawit Kalbar untuk usia 10–20 tahun berada di kisaran Rp3.375 hingga Rp3.450 per kilogram . Kini, harga tersebut kembali meningkat dan menembus level baru di atas Rp3.700/kg.
Tren Kenaikan Harga Sawit Terus Berlanjut
Jika ditarik dalam beberapa bulan terakhir, harga TBS kelapa sawit di Kalimantan Barat menunjukkan tren naik yang cukup konsisten:
Januari 2026: sekitar Rp3.283/kg
Februari 2026: naik ke kisaran Rp3.325/kg
Maret 2026: tembus Rp3.375–Rp3.450/kg
April 2026: naik lagi hingga Rp3.726/kg
Kenaikan ini menunjukkan adanya dorongan positif dari harga minyak sawit mentah (CPO) dan permintaan pasar global yang relatif stabil.
Baca Juga: BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
Penetapan harga TBS kelapa sawit tidak dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi, antara lain:
- Harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar
- Harga kernel (inti sawit)
- Indeks K (pembagian untuk petani dan perusahaan)
- Usia tanaman kelapa sawit
Secara umum, harga TBS dihitung menggunakan formula berbasis harga CPO dan kernel, yang kemudian dikalikan dengan indeks K sebagai faktor pembagi keuntungan .
Kenaikan harga TBS kelapa sawit Kalbar April 2026 ini tentu memberikan angin segar bagi petani. Dengan harga yang menembus Rp3.700/kg, potensi pendapatan petani meningkat, terutama bagi mereka yang memiliki kebun dengan usia tanaman produktif.
Namun demikian, harga di tingkat petani bisa saja berbeda tergantung kondisi di lapangan, seperti kualitas buah, jarak ke pabrik, hingga kebijakan masing-masing perusahaan.
Meski tren saat ini positif, harga TBS kelapa sawit tetap sangat bergantung pada dinamika global, terutama harga CPO.
Fluktuasi harga internasional, kebijakan ekspor, hingga permintaan dari negara tujuan seperti India dan China masih menjadi faktor penentu utama pergerakan harga sawit ke depan.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira, Harga TBS Sawit di Kalbar Berangsur Naik
-
Harga TBS Sawit di Kalbar Mulai Merangkak Naik, Segini Daftar Harga Periode 1 September
-
Instruksi Presiden, Minggu Depan Harga TBS Sawit Sudah Harus Rp 2 Ribu
-
Luhut Yakin Komitmen China Beli CPO Indonesia Bisa Dongkrak Harga TBS Sawit di Tingkat Petani
-
Perhatian Petani Sawit di Kalbar, Segini Harga TBS di Juli Ini, Masih Rendah Kah?
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat