SuaraKalbar.id - Pasangan suami istri (pasutri) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat berinisial Lw (39) dan Lc (27) nekat mencuri tiga handphone (HP) dengan alasan untuk dijual dan digunakan untuk membeli susu anaknya.
"Hasil pemeriksaan sementara, aksi ini nekat mereka lakukan untuk membeli susu anaknya," jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Rully Robinson Polii kepada wartawan, Sabtu (20/2/2021).
Rully menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pemilik konter HP yang mengaku kehilangan barang dagangannya. Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan tiga HP dengan kerugian mencapai Rp 6 juta.
"Dari laporan itu, tim Jatanras langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Tim Jatanras kemudian melacak keberadaan tiga HP yang dicuri," kata Rully.
Hasil penyelidikan, ditemukan salah satu HP ada pada seorang lelaki berinisial Ma (54). Kepada polisi, Ma mengaku mendapatkan HP tersebut dari seseorang perempun yang dikenalnya berinisial Lc.
Pada Jumat (19/2/2021) sekira pukul 17.00 Wib, tim Jatanras mendapatkan informasi bahwa Lc tengah berada di Jalan Tritura, Gang Angket, Pontianak Timur.
Menerima informasi itu, tim Jatanras langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan Lc yang tengah bersama suaminya Lw.
"Mereka mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian secara bersama-sama," jelas Rully.
"Hasil pemeriksaan, modusnya begini, si istri pura-pura nanya HP yang akan dibeli. Ketika penjaga konter lengah, si suaminya mengambil tiga HP," beber Rully.
Baca Juga: Murka Dibandingkan dengan Pria Lain, Suami Hajar Istri sampai Babak Belur
Saat ini, pasutri yang berdomisili di Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat itu sudah ditahan kepolisian. Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan Ma dijerat Pasal 482 KUHP.
"Tim masih melalukan penyelidikan keberadaan barang bukti lainnya. Sementara, kami juga mengimbau pemilik atau penjaga konter untuk tetap waspada. Karena, modus-modus pelaku memanfaatkan kesempatan," imbau Rully.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
-
Dua Napi Kabur Jebol Tembok Penjara, Polisi Sebut Bangunan Sudah Menua
-
Satu Tahanan Kabur dari Rutan Mapolsek Pontianak Utara Ditangkap
-
Terulang Lagi, Dua Tahanan Kabur dari Sel Mapolsek Pontianak Utara
-
Bobol Tembok, Faisal dan Meki Kabur dari Rutan Mapolsek Pontianak Utara
-
Colong HP dan Pistol Polisi di Bali, Oknum Ojol Divonis 2 Tahun Penjara
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apa Saja Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat? Warisan Budaya yang Sarat Makna
-
Apa Saja Tarian Tradisional Kalimantan Barat? Berikut Rinciannya
-
4 Pilihan Makeup Wudhu Friendly untuk Wanita Muslim Aktif, Halal dan Tahan Lama
-
Pilihan Sunscreen Wudhu Friendly Murah Terbaik untuk Cegah Penuaan Dini
-
Realisasi Anggaran 2025 Hanya 81,59 Persen, Sekda Sintang Kecewa