SuaraKalbar.id - Sebanyak 18 tahanan Rutan Polsek Pontianak Utara (Pontura) dipindahkan ke Rutan Polresta Pontianak, buntut kaburnya dua tahanan lainnya berinisial FS dan MK.
Kedua tahanan kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian sepeda motor ini diketahui melarikan diri dari Rutan Mapolsek Pontianak Utara, pada Jumat 19 Februari 2021 pukul 02.30 Wib.
"Saat kejadian, tahanan yang lain pada tidur. Kini, 18 tahanan tersebut sudah dipindahkan ke Rutan Polresta Pontianak demi keamanan. Mengingat, dinding Rutan Polsek Pontianak Utara masih jebol," jelas Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo, Jumat sore.
Leo menerangkan, kedua tahanan ini menjebol tembok atau dinding rutan dengan besi. Setelah lubang cukup untuk meloloskan badannya, mereka pun kabur.
"Kejadiannya Jumat dinihari jam 02.30. Dari 20 tahanan, dua yang melarikan diri dengan cara membobol tembok. Dugaan sementara, mereka memanfaatkan besi yang ditemukan untuk membobol dinding tembok," terang Leo.
Menurut Leo, jebolnya tembok lantaran usia bangunan yang sudah tua, meski masih bisa digunakan. Hanya saja, kata dia, kedua tahanan tersebut diduga sudah merencanakan kabur sejak lama.
Informasi terbaru, FS tahanan kasus curanmor berhasil ditangkap kembali di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Keberhasilan penangkapan ini berkat bantuan masyarakat yang menginformasikan keberadaan FS.
"Kami dapat informasi, FS sempat ke toko buah di Sungai Pinyuh. Kami interogasi yang punya toko, dan diinfokan bahwa FS datang ke toko numpang mobil mau ke Pemangkat," jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Rully Robinson Polii.
Dari informasi awal ini, kata Rully, tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak Kota yang sudah memburu pelaku dari pagi, segera berkoordinasi dengan Polsek Sungai Pinyuh.
Baca Juga: Penasihat Hukum Penusuk Syekh Ali Jaber Keberatan dengan Tuntutan Jaksa
"Jadi, kami telepon Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh untuk membantu pencegatan mobil sesuai nomor polisi yang diinformasikan. Dan, akhirnya tahanan ini ditangkap," jelasnya.
Saat ini, tim Jatanras masih melakukan pengejaran terhadap satu tahanan lagi. "Semoga secepatnya ditemukan. Kita minta doanya," ujarnya.
FS dan M ditangkap oleh tim gabungan Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak dan Polsek Pontianak Utara di dua lokasi berbeda.
"FS diamankan di Sungai Pinyuh, Mempawah oleh Jatanras kita dan MK diamankan diamankan di Batu Layang, Pontianak Utara oleh anggota Polsek," jelas Leo Joko Triwibowo.
FS tahanan kasus curanmor berhasil ditangkap kembali di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Keberhasilan penangkapan ini berkat bantuan masyarakat yang menginformasikan keberadaan FS.
FS dikabarkan sempat ke toko buah di Sungai Pinyuh. Tim Jatanras pun langsung meluncur ke sana pada Jumat petang. Setibanya di sana, tim Jatanras melakukan interogasi kepada pemilik toko.
Berita Terkait
-
Suami Ditahan Israel, Wanita Ini Lahirkan Bayi Hasil Sperma Selundupan
-
Bobol Tembok, Faisal dan Meki Kabur dari Rutan Mapolsek Pontianak Utara
-
Pria Ini Serahkan Diri ke Kantor Polisi Agar Bisa Lockdown di Penjara
-
Rencana Joe Biden Tutup Penjara Guantanamo Disambut Positif dan Tanda Tanya
-
Masuk Penjara Sejak Remaja, Pria Tua Ini Takjub Lihat Gedung Tinggi
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Orang Utan pun Menyerah Hadapi Karhutla, Akankah Pemerintah Terus Menunggu Hujan?
-
Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?
-
BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026