SuaraKalbar.id - Warga Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) diminta waspada akan potensi cuaca ekstrem di awal bulan Maret ini.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara, merujuk prediksi BMKG.
Diperkirakan, cuaca ekstrem berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"BPBD Provinsi mengeluarkan pada tanggal 2 Maret yang lalu, pada tanggal 3-9 Maret diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem. Ini peringatan dari BPBD Provinsi, mereka mengutip dari BMKG,” ujar Kepala BPBD Kayong Utara, Noor Habib, Senin (8/3/2021).
Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana di negeri bertuah tersebut, pihaknya telah mengeluarkan status siaga bencana baik itu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun banjir dan tanah longsor.
"Kadang ada waktu-waktu yang panas dan bisa saja hujan. Kalau panas-panas sekali. Maka terjadi cuaca ekstrem,” jelasnya.
Untuk di daerah pesisir sendiri, ia meminta nelayan dan warga sekitar waspada terhadap gelombang tinggi yang bisa datang tiba-tiba.
"Kalau banjir rawan terjadi di Sukadana dan Simpang Hilir. Baru hujan sedikit saja apa lagi di tambah air pasang laut akan terjadi banjir,” pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan