SuaraKalbar.id - Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Sekadau-Rawah di Kalimantan Barat yang rusah parah hingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Jalanan tersebut kondisinya memprihatinkan banyak lubang dan apabila hujan datang tergenang.
Salah satau pengendara yakni Anton (26) mengatakan kerusakan jalan memang sudah cukup lama dan semakin parah. Namun hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah.
Dia bilamg sudah sempat ada perbaikan saat musim kemarau, tetapi tak berlangsung lama karena jalanan tetap rusak.
"Sudah lama jalan ini hancur. Sampai sekarang belum ada perbaikan. Pernah dulu diperbaiki pada saat waktu musim kemarau hanya ditimbun dengan tanah sama, apabila musim hujan kan hancur lagi," ungkapnya seperti dikutip dari suarakalbar.co.id -- jaringan Suara.com, Selasa (23/3/2021).
Hal senada juga diungkapkan oleh seorang sopir truk bernama Agus yang mengatakan kerusakan jalan tersebut memang sudah lama dan tak kunjung diperbaiki.
Ia berharap kepada pemerintah maupun pihak perusahaan yang ada berinvestasi di jalan tersebut segera memperbaiki jalan tersebut.
Apalagi jalan itu merupakan satu-satunya jalan untuk memperlancar perekonomian masyarakat di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Sekadau Hulu, Nanga Taman, dan Nanga Mahap.
"Mohonlah kepada pemerintah segera perbaiki jalan ini. Apabila tidak diperbaiki, maka roda perekonomian masyarakat di tiga kecamatan bisa lumpuh total," harapnya.
Baca Juga: Target Setahun, 1.080 Km Jalan Rusak di Jember Kembali Mulus
Berdasarkan pantauan suarakalbar.co.id di lokasi, kondisi jalan Sekadau-Rawak sangat memprihatinkan, di mana ada satu unit truk masuk ke dalam parit hingga terbalik dan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat harus mengantre pada Senin (22/3/2021).
Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau melalui Kabid Bina Marga Ponsianus Kamestu mengatakan Pemerintah Sekadau, telah meminta atau mengusulkan ke Pemprov Kalbar untuk penanganan pemeliharaan maupun peningkatan jalan provinsi ruas Sekadau - Rawak - Nanga Taman hingga Kecamatan Nanga Mahap pada 2021.
"Saat ini sedang dalam proses tender di portal LPSE Provinsi Kalbar. Semoga saja cepat terkontrak dan bisa segera terealiasai dan penanganan dapat diprioritaskan di titik=titik yang rusah parah di Jalan Provinisi, " ungkapnya melalui pesan singkat.
Dirinya juga mengatakan untuk penanganan sementara, fungsional jalan diharapkan adanya partisipasi dari perusahaan perkebunan.
"Kami juga berharap kepada pihak-pihak perusahaan yang ada di area di jalan tersebut. Dimana yang sebelumnya sudah ada Mou penanganan bersama Dinas PUPR Provinsi Kalbar," pungkas Ames.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional