SuaraKalbar.id - Nasib apes menimpa Yeni saat hendak menjual ponsel atau HP miliknya dengan bayar di tempat alias COD. Dia menjadi korban penipuan karena dibayar dengan uang palsu.
Tak tanggung-tanggung, uang palsu yang diberikan senilai Rp 1,5 juta seharga HP yang dijualnya.
Kasus penipuan ini kemudian dilaporkan Yeni ke Polsek Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
"Korban sudah membuat laporan, benar kejadian itu, kita masih dalami," ujar Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra seperti dikutip dari Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Sabtu (24/4/2021).
Reza menjelaskan, kejadian penipuan itu berawal ketika korban memposting jual handphone pribadinya di salah satu grup jual beli Facebook Tanjungpinang.
Setelah memposting handphone, terduga pelaku menghubungi korban dengan alasan untuk membeli handphone korban. Keduanya bersepakat untuk bertemu.
"Mereka pun bertemu di SPBU Sei Carang Jalan WR Supratman untuk bertransaksi," bebernya.
Setelah bertemu, pelaku membeli HP Yeni seharga Rp 1,5 juta. Korban langsung pulang tanpa memeriksa uang yang diberikan pelaku.
Setibanya di rumah, dia baru tersadar jadi korban penipuan. Uang yang diberikan pelaku ternyata palsu.
Baca Juga: Modus Penipuan Dihipnotis saat COD, Pelaku Nyaris Dibakar Warga
"Korban baru menyadari setelah sampai di rumah bahwa uang sejumlah Rp 1,5 juta itu tenyata palsu, uang pecahan 100 ribu," pungkas Reza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite