SuaraKalbar.id - Aksi menggelikan ditunjukkan seorang maling yang menggasak tas di rumah sakit. Belum lama melakukan pencurian, dia langsung dibuat menyesal.
Maling gasak tas dan kaget saat melihat isi tas curiannya. Dia memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut.
Ini gara-gara isi tas yang dicuri bukan perhiasan, uang atau barang mewah lain melainkan vaksin COVID-19.
Menyadur dari World of Buzz, Rabu (27/4/2021), peristiwa tersebut terjadi Haryana, India belum lama ini.
Pada Kamis (22/4), seorang maling menggasak tas di rumah sakit Distrik Jind, Haryana. Namun setelah membawa kabur barang itu, dia berubah pikiran.
Sebabnya, tas tersebut berisi sekira 1.700 dosis vaksin Covid-19 yang terdiri 1.270 dosis Covishield dan 440 dosis Covaxin.
Si maling lalu memutuskan untuk mengembalikan tas curiannya. Dia masuk ke kafe yang berada di dekat rumah sakit dan berpura-pura mengirimkan paket makanan untuk mengembalikan tas itu.
Ia juga menyertakan surat berisi permohonan maaf dan penyesalan telah mencuri tas. Dia bilang, tak tahu kalau tas itu berisi vaksin COVID-19.
"Maaf, saya tidak tahu kalau itu obat untuk corona," tulis maling dalam suratnya.
Baca Juga: Mau Beli Racun, Pak Tani Ini Kaget Motornya di Sawah Raib Digondol Maling
Sayangnya, meski maling tersebut telah meminta maaf, kasus pencurian yang dilakukan tetap diusut polisi.
Kepala Polisi Distrik Jind, Rejender Singh menuturkan pihaknya sedang melakukan investigasi atas kasus pencurian vaksin COVID-19 tersebut. Polisi juga memburu pelaku.
"Pelaku tidak menyentuh vaksin lain, obat, uang, dan lain-lain di toko. Kemungkinan dia mau curi vaksin lain atau obat-obatan, jadinya mengembalikan apa yang ia curi ketika menyadari itu bukan yang ia cari,” tutur Rejender.
Untuk diketahui, India tengah dilanda krisis virus corona. Kasus di sana melonjak drastis. Namun di tengah krisis tersebut, terjadi kasus pencurian vaksin COVID-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama