SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membongkar indikasi surat tes swab palsu penumpang pesawat ke Kalbar.
Dia menyebut itu berdasarkan laporan dari sebuah laboratorium yang namanya dicatut dalam surat tersebut.
"Berdasarkan laporan dari salah satu laboratorium adanya indikasi surat keterangan negatif Covid palsu yang mengatasnamakan lab mereka, khusus tujuan Pontianak," ujarnya dalam postingan di Facebook, Jumat (14/5/2o21).
Menyusul adanya laporan sedemikian rupa, pihaknya pun berencana akan melakukan pengawasan ketat khususnya di Bandara Supadio Pontianak.
Sutarmidji menduga surat tes swab palsu itu menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Kalbar dalam beberapa waktu belakangan.
Dia khawatir kecurangan itu berpotensi menularkan virus lain ke Kalbar.
"Kita takutnya varian virus seperti di India, Inggris masuk ke kita, seperti yang terjadi di beberapa provinsi," sambungnya.
Sutarmidji menyebut pada hari ini terdapat tambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 107 orang. Sementara orang yang dinyatakan sembuh 179 orang.
Sebagai Ketua Satgas Provinsi Kalbar, dia akan memperketat pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) di wilayahnya.
Baca Juga: Viral WN China Keluyuran di Mempawah saat Larangan Mudik, Warga Protes
"Aktivitas silakan, asal pakai masker, jaga jarak, tidak buat kerumunan . Kita tak bosan mengingatkan dan bertindak untuk keselamatan bersama," terang Sutarmidji.
"Yang ngeyel kalau udah kena Covid ciut juga. Ade juga yang meremehkan, tapi dia pakai masker, sering cuci tangan dan kalau ngopi mojok sendiri," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen