SuaraKalbar.id - Pastikan prokes ketat, wisata Danau Laet Kalbar dibuka di Libur Idul Fitri 2021/1442 Hijriyah. Objek wisata alam, Danau Laet di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat saat ini tetap buka dan melayani setiap hari.
Meski begitu, aktifitas wisata tersebut mewajibkan seluruh pengelola dan pengunjung ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19.
"Pada momen lebaran Idul Fitri ini kami tetap buka setiap hari mulai 08.00 - 17.00 WIB. Namun ketat penerapan prokes sesuai edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Sanggau perihal penerapan PPKM mikro di tempat wisata," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Laet, Anselmu saat dihubungi di Sanggau, Sabtu.
Ia menjelaskan prokes yang wajib diikuti pengunjung ketika di area Danau Laet tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.
"Kami cek setiap pengunjung datang untuk memastikan bahwa prokes dijalankan. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berwisata di tengah pandemi COVID-19 ini," kata dia.
Lokasi wisata Danau Laet yang merupakan destinasi unggulan di Sanggau tersebut dari Kota Pontianak hanya butuh sekitar dua jam perjalanan darat. Akses menuju lokasi tersebut sudah cukup memadai.
Danau Laet memiliki luas sekitar 800 hektare. Dalam kawasan objek wisata tersebut terdapat 12 gugusan pulau dengan ukuran beragam.
Dengan banyak gugusan pulau-pulau yang tersebar di danau tersebut membuat daya tarik tersendiri dan sensasi saat menyusurinya.
Terdapat dua pulau yang saat ini ada penghuninya. Sebanyak 39 kepala keluarga yang bermukim di sana dan dalam keseharian selain menjadi nelayan air tawar juga ada yang berkebun. Keindahan Danau Laet dengan pesona wisata air dan panorama alam kini terus tertata.
Baca Juga: Wisatawan Membludak dan Sebabkan Kerumunan, Pantai Anyer Ditutup
Penataan yang ada tidak terlepas campur tangan warga setempat yang saat ini sudah terorganisasi melalui Pokdarwis Danau Laet.
Ramainya pengunjung di Danau Laet saat ini meski di tengah pandemi COVID-19 tidak terlepas dari semakin bertambahnya fasilitas di kawasan yang dikelola sejak 2017 lalu. Pada awal 2020 pengelola menambah fasilitas vila yang berada di pinggir danau yang mempesona.
Terbaru saat awal tahun dibangun vila dan itu menjadi ikon baru objek wisata di sana. Selain vila, titik foto yang kekinian menambah daya tarik kawasan yang secara administrasi masuk Desa Subah. Sejumlah titik foto atau spot foto yang menarik untuk kebutuhan konten di media sosial pengunjung.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026 Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang
-
Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?