SuaraKalbar.id - Baru-baru ini, viral di media sosial curhat seorang wanita jadi korban begal di Kota Pontianak saat tengah malam.
Wanita itu mengaku dibegal saat naik motor di Jembatan Pararel Landak sekira pukul 24.00 WIB.
Lewat penuturannya di media sosial, dia mengaku begal membawa senjata tajam (sajam) lalu mengancamnya hingga jatuh dari motor.
Setelah berhasil merampas barang berharga miliknya, begal lalu kabur dengan sepeda motor.
Mengetahui aksi begal tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau warga untuk tetap waspada.
Terlebih saat keluar malam di atas pukul 23.00 WIB di jalanan sepi, usahakan jangan sendirian karena ditakutkan rawan tindak kriminal.
"Kami sudah berupaya memasang lampu penerangan di daerah yang sepi dan gelap dalam menekan aksi begal," ujar Edi Rusdi Kamtono seperti dikutip dari Antara, Selasa (18/5/2021).
Dia menjelaskan, pihaknya juga akan terus menambah pemasangan CCTV atau kamera pengawasan sehingga bisa memantau aktivitas masyarakat termasuk dalam mencegah tindak kriminal seperti aksi begal tersebut.
"Saya imbau kepada masyarakat juga, kalau keluar rumah larut malam sebaiknya ditemani agar lebih aman dan tidak menjadi korban tindak kriminal," ujarnya.
Baca Juga: KPAI Sebut Nahkoda Perahu Maut Kedung Ombo Tak Bisa DItahan, Ini Alasannya
Menurut Edi meskipun jalan sudah terang, tetapi di jalan sepi dan ditambah sudah larut malam tetap saja rawan kalau jalan sendiri, apalagi wanita.
"Sehingga sebaiknya bagi wanita kalau terpaksa keluar larut malam, maka ditemani dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan