SuaraKalbar.id - Terungkap fakta baru terkait insiden kecelakaan bus di Jalan Mahir Mahar lingkar luar Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) yang menewaskan seorang penumpang.
Sopir Damri berinisial MN ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut tersebut. MN telah ditahan di Mapolresta Palangkaraya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
MN teracam hukuman penjara selama 6 tahun. Hal itu dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Palangkaraya AKP Rikky Operiady.
“Sopir bus MN dikenakan Pasal 310 ayat (4) tentang Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dalam hal kecelakaan mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (25/5/2021).
Ricky menjelaskan penetapan tersangka terhadap MN ini dilakukan setelah penyidik menemukan adanya unsur kelalaian dari sang sopir.
Sejumlah saksi selain penumpang dan penanggung jawab perusahaan Damri Kalteng pun telah dimintai keterangan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kondisi ban bus tersebut masih bagus dan layak. Namun tidak diketahui kondisi mesin atau remnya seperti apa hingga bus tergelincir ke sungai.
Sejumlah saksi selain penumpang dan penanggung jawab perusahaan Damri Kalteng pun telah dimintai keterangan.
"Dalam perkara ini kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Palangkaraya, sehingga perkara ini segera selesai dan segera disidangkan,” terang Rikky.
Baca Juga: Ini Kata Polisi Soal Harley Davidson Tabrak 3 Motor dan Mobil Satpol PP
Sebelumnya, bus Damri yang dikemudikan MN mengangkut puluhan penumpang. Bus bernomor polisi KH 7604 AI melaju dari arah Kabupaten Lamandau.
Tiba-tiba saat melintas di Jalan Mahir Mahar, bus hilang kendali dan nyemplung ke sungai. Akibat kejadian itu, seorang penumpang bus meninggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian