SuaraKalbar.id - Pengumuman supermarket Giant tutup permanen disambut reaksi pembeli yang berburu diskon. Promo Giant secara besar-besaran terjadi di sejumlah gerai.
Di Giant Banjarbaru, pembeli berbondong-bondong belanja, Minggu (30/5/2021). Ada tulisan diskon dan obral terpampang di Giant Expres Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Namun salah satu pengunjung mengaku belum melihat adanya diskon di gerai tersebut. Harga barang dikatakannya masih normal.
"Belum dimulai diskonnya masih normal, belum ada potongan, seperti nugget masih harga normal, juga harga susu dan sabun masih,” kata Rifai kepada Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com).
Begitu juga dengan pengunjung lain, seperti Hj Lisnah yang juga merasakan hal sama.
"Minyak masih tinggi harganya, gula biasa saja harganya, yang lain masih mahal-mahal masih kaya biasa. Masih banyak yang survei harga," ujarnya.
Sejumlah warga pun tak langsung belanja di Giant Express Banjarbaru, mereka memilih untuk memantau harga.
Untuk diketahui, pengelola Giant, PT Hero Supermarket Tbk berencana menutup semua gerai Giant di Indonesia pada akhir Juli 2021 mendatang.
Penutupan Giant buntut dari kerugian yang tercatat sejak 2017 hingga kuartal 1 2021.
Baca Juga: Gerai Jakcloth di Bekasi Lagi Diskon Gede Ditutup Paksa Polisi, Warganet Geram
Setelah menutup Giant, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana akan fokus mengembangkan usaha ke ranah IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.
"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," kata Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall lewat keterangannya, Selasa (25/5/2021).
Perusahaan juga akan memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis.
"Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk. dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan," tandas Patrick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai
-
Pria Bersenjata Coba Masuk Kediaman Trump di Florida Ditembak Mati
-
Jangan Asal Makan Saat Puasa! Ini Tips Pola Makan Sehat Selama Ramadan
-
Kecelakaan Maut di Sambas: Dua Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Mobil Box