SuaraKalbar.id - Pelaku penembakan di depan mess perkebunan karet yang menewaskan warga Banjar, Saladri diburu polisi.
AR inisial pelaku, menembak mati Saladri menggunakan senjata rakitan atau dum-duman lalu melarikan diri.
Mengutip kanalkalimanta.com (jaringan Suara.com), Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo membenarkan kejadian itu.
"Telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan dengan menggunakan senjata rakitan laras panjang yang menewaskan seorang warga di Kabupaten Banjar,” ungkapnya.
Sementara menurut seorang saksi, pelaku dan korban sempat terlibat cekcok sebelum insiden penembakan pada Jumat (4/6/2021) siang.
Pada saat bersamaan saksi melihat pelaku dalam posisi berdiri dan memegang senjata rakitan di tangan kanannya.
Saksi juga melihat pelaku membawa senjata tajam jenis parang yang diselempangkan di pinggang sebelah kiri namun masih dalam keadaan di dalam sarungnya.
Setelah itu, AR kabur dari tempat kejadian di depan mess perkebunan karet milik H Sinar, di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar.
Diduga AR tega menembak mati Saladri lantaran kesal telah dituduh mencuri.
Baca Juga: Bule Amerika Ngamuk di Vila I Wayan Gina Gianyar, Stres Tiduran di Jalanan
"Sekira sebulan lalu, korban melaporkan ke pemilik kebun karet kalau pelaku sering mencuri getah karet untuk dijual di tempat lain,"sambungnya.
Kasus penembakan ini kini masih diselidiki oleh polisi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG