SuaraKalbar.id - Tips ke Malaysia lewat jalur darat via Pontianak, Kalimantan Barat. Rute ke Malaysia dan syarat menembus perbatasan di RI-Malaysia.
Tidak hanya melulu jalur udara, pergi ke Malaysia juga bisa dilakukan melalui jalur darat dari Kalimantan Barat.
Seperti diketahui, Kalimantan Barat memang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Setidaknya ada lima kabupaten yang berbatasan secara langsung, yakni Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Kapuas Hulu. Kelima kabupaten ini langsung berbatasan dengan Sarawak, Malaysia.
Apabila tertarik untuk pergi ke Malaysia via Kalbar dengan menggunakan jalur darat, perjalanan bisa dimulai dari Pontianak, Kalimantan Barat.
Kemudian, menuju ke PLBN Aruk yang terdapat di Kabupaten Sambas.
Pos Aruk merupakan pos batas baru yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017 lalu. Perjalanan dari Pontianak menuju Pos Aruk bisa ditempuh menggunakan bus Damri atau mobil pribadi.
Jarak yang harus ditempuh dari Pontianak menuju Aruk sepanjang 310 km.
Selain melalui pos lintas batas Aruk, perjalanan juga bisa dilakukan melalui Entikong, Kalimantan Barat.
Baca Juga: Keluarga Halilintar di Malaysia Bikin Muak, Disebut Sering Kena Denda
Jalur ini merupakan jalur yang cukup terkenal, bahkan saat ini sudah ada bus yang mengangkut penumpang dari Pontianak langsung ke Kuching, Malaysia.
Perjalanan dari Pontianak menuju Kuching ini bisa dilalui dalam waktu tempuh 8 - 10 jam.
Bus yang ada pun bermacam-macam, ada yang kelas ekonomi sampai kelas eksekutif. Penumpang bisa memilih sesuai dengan keperluan mereka.
Selain bus antarnegara, penumpang juga bisa menggunakan mobil pribadi untuk menuju Kuching.
Pengunjung akan melewati dua kali pemeriksaan, yakni pemeriksaan pemerintah Indonesia dan pemeriksaan pemerintah Malaysia.
Saat pemeriksaan di Malaysia, pengunjung akan diminta membayar asuransi sebesar RM150 atau setara dengan Rp 500 ribu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade