SuaraKalbar.id - Fakta baru terungkap terkait kasus korupsi lahan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar).
Seorang kontraktor mengakui dirinya bersalah dalam korupsi lahan tersebut.
Pengakuan tersebut disampaikannya dalam persidangan yang digelar Senin (7/6/2021). Sementara terdakwa lainnya tak mengakui perbuatan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, Martino.
Untuk kontraktor mengakui perbuatannya, tapi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga merupakan terdakwa masih ngotot tidak mau mengaku," ungkapnya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/6/2021).
Untuk diketahui, kassus korupsi itu berupa pembuatan tanaman reboisasi pengkayaan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) di Kecamatan Badau.
Korupsi tersebar di Desa Semuntik (Blok I dan Blok III) seluas 450 Hektare, Desa Seriang (Blok I dan Blok III) seluas 300 Hektare, Desa Tajung (Blok I) seluas 300 Hektare pada Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu.
Dana berasal dari anggaran DIPA BA-028 BPDAS Kapuas APBN Tahun Anggaran 2013 dengan barang bukti uang sebesar Rp 1,3 miliar.
Ada tiga orang yang ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus korupsi lahan Kapuas Hulu.
Menurut Martino, perkara itu melibatkan PPK Dinas Kehutanan Kapuas Hulu, Konstantius Victor, Direktur PT Pawan Sari Manunggal, Hermawan Salim,
Baca Juga: Film the EndGame soal Pelemahan KPK Sedot Perhatian, WatchDoc Kebanjiran Permintaan Nobar
Adapun untuk sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
Terkini
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?
-
BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026
-
BRI Pertahankan Posisi Merek Paling Bernilai di Indonesia di Tengah Persaingan Industri Keuangan
-
Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring
-
Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap