Pos ini didirikan pada tahun 1939 sampai 1942 dan menjadi pusat militer Belanda. Pembangunan ini dilakukan oleh warga sekitar atas perintah kolonial.
Pos ini merupakan satu-satunya pos yang masih berdiri hingga sekarang. Dahulu, sebenarnya ada empat pos intai. Namun, saat Belanda meninggalkan Bengkayang, tiga pos lainnya telah dihancurkan oleh Belanda.
4. Memiliki makanan khas
Bengkayang memiliki makanan khas yang disebut sebagai Kue Tampi. Kue tampi merupakan kue yang mirip dengan cucur.
Resepnya secara umum mirip dengan kue cucur. Namun, bentuknya berbeda, tidak sebulat kue cucur. Kue ini biasa disajikan dalam acara tertentu dan memiliki simbol dan makna filosofis tertentu.
5. Memiliki rumah untuk beragam aktivitas
Bengkayang memiliki rumah yang biasa dilakukan untuk menyelenggarakan berbagai aktivitas keagamaan dan upacara adat. Rumah itu disebut sebagai Rumah Benteng Samalantan.
Rumah ini sebenarnya rumah panggung yang dibangun dengan kedalaman 12 kaki tertanam langsung ke tanah. Rumah Bentang Samalantan berada di antara jalur Provinsi Bengkayang-Singkawang.
Di dalamnya, terdapat beragam dekorasi bermotif dayak yang terbuat dari kayu. Selain itu, juga ada beberapa tempayan berukuran sedang pada tiang penyangga.
Baca Juga: Soal Surat Bupati Karolin, Ini Tanggapan Pupuk Indonesia
Itulah fakta unik Bengkayang di Kalimantan Barat.
Kontributor : Sekar Jati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'