SuaraKalbar.id - Agenda pariwisata tahunan yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat terpaksa dibatalkan karena situasi pandemi.
Agenda pariwisata yang dimaksud yakni Festival Durian. Sebelum pandemi, festival tersebut digelar di Desa Sedahan Jaya dan masuk dalam kalender event pariwisata Kayong Utara.
Terkini, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kayong Utara memutuskan untuk membatalkan penyelenggaran festival tersebut tahun ini. Sedianya sesuai jadwal, Festival Durian di Kayong Utara akan diadakan pada 22-25 Juli mendatang.
"Dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19, maka Festival Durian 2021 untuk sementara ditiadakan," ujar Kadisdikpora KKU, Tasfirani kepada Antara, Rabu (14/7/2021).
Ia mengatakan Festival Durian dibatalkan setelah melalui pertimbangan dari berbagai pihak termasuk tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kayong Utara.
"Mengingat saat ini pandemi Covid- 19 cenderung meningkat. Data yang dirilis Satgas Covid-19 provinsi, dari 14 kab/kota di Kalbar, 1 kota masuk zona merah, 12 kabupaten atau zona oranye dan hanya KKU yang zona kuning," kata dia.
"Festival ini merupakan agenda tahunan pariwisata yang masuk kalender pariwisata. Penyelenggaranya adalah panitia Festival Durian Desa Wisata Sedahan Jaya," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sedahan Jaya Nazanadira menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan yang akan ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
"Kami mohon maaf yang sebesar- besarnya hasil diskusi kami telah bersepakat kegiatan ini kami batalkan,mengingat masih situasi pandemi saat ini, jangan sampai Covid-19 ini menyebar luas ke mana - mana," ungkapnya.
Baca Juga: Kepulauan Karimata, Surga Dunia di Kalimantan Barat yang Heboh Teror Bajak Laut
Tak lupa, ia juga mengajak semua masyarakat untuk terus dengan ketat menerapkan protokol kesehatan dan mendukung vaksinasi Covid-19.
"Dengan itu langkah ikhtiar kita dalam mencegah wabah yang masih melanda saat ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron
-
Arahan Prabowo Perluas Rekening Masyarakat, BRI Siapkan Infrastruktur hingga Pelosok
-
Posko Solidaritas Rakyat Borneo Salurkan 8.260 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset
-
ASUS ExpertBook Ultra Diklaim Jadi Laptop Bisnis Flagship dengan AI 50 TOPS