SuaraKalbar.id - Aksi teror bajak laut di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat masih menghantui para nelayan.
Hingga kekinian belum diketahui pelakunya. Polres Kayong Utara memburu bajak laut yang meresahkan.
Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo menuturkan bajak laut yang diduga beraksi dengan senjata api tersebut meresahkan nelayan yang sedang mencari ikan di laut.
Sebab, mereka tak hanya menjarah harta benda, hasil tangkapan namun juga mengancam nyawa para nelayan.
Polres Kayong Utara pun menggandeng Lanal dan unit Polairud untuk mengusut aksi teror bajak laut ini.
"Kami saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait informasi yang kami dapat tersebut," ujarnya, Kamis (6/11/2021) seperti dikutip dari Antara.
Sebelumnya, salah satu petugas Kecamatan Yerry menuturkan ada tiga pemilik kapal nelayan yang sudah melapor ke kami di Kantor Camat Kepulauan Karimata.
Ketiganya melapor jadi korban bajak laut pada pertengahan Ramadhan hingga belum lama ini
Berdasarkan keterangan para nelayan daerah kepulauan yang berada di ujung Kayong Utara dan pernah menjadi korban perompakan oleh bajak laut.
Baca Juga: Geger Perempuan Bercadar Putih Mondar-mandir di Depan Polda Bali
"Mereka membawa senjata api dengan jumlah orang yang cukup ramai berkisar antara 6-7 orang perompak yang menghadang kapal mereka," kata dia.
"Para perompak ini tidak segan-segan akan menyakiti para korbannya bagi yang melawan mereka atau mencoba melarikan diri," sambungnya.
Para bajak laut, kata dia, menggunakan mesin kapal 4 silinder. Mereka menjarah ransum nelayan, hasil tangkap serta bahan bakar kapal hingga korban merugi Rp 16 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar