SuaraKalbar.id - Aksi teror bajak laut di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat masih menyisakan teka-teki.
Sebab, hingga kekinian pelakunya belum ditangkap. Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonsia (HNSI) KKU, Alias Syahron pun buka suara tentang bajak laut ini.
Alias menduga aksi teror bajak laut sudah lama direncanakan oleh mereka yang paham akan perairan Karimata.
"Pelaku sudah berpengalaman dan sudah terencana sebelumnya," ujarnya seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com).
Namun dia belum mengetahui dari mana komplotan bajak laut itu berasal.
“Saya menduga, ini merupakan perampokan atau pemalakan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang kita sendiri tidak tahu asalnya," sambungnya.
Dia mengatakan, berdasarkan keterangan para nelayan yang jadi korban, tak hanya hasil tangkapan ikan yang digasak tapi uang mereka senilai 1-1,5 juta juka dirampas bajak laut.
Oleh karenanya, Alias berharap aksi teror bajak laut di Kepulauan Karimata segera bisa diusut agar tidak terulang kembali.
Menurutnya, Pemda harus bekerjasama dengan pihak terkait seperti TNI – Polri (Danranal serta Polairud) untuk mengungkap kejahatan yang dilakuakan dilaut perairan karimata, sehingga bisa menjawab keresahan masyarakat Kepulauan Karimata.
Baca Juga: Kepulauan Karimata, Surga Dunia di Kalimantan Barat yang Heboh Teror Bajak Laut
"Saya meminta kepada para petugas yang bertugas di Kepulauan Karimata, bisa bersinergi dalam menjaga keamanan dan keselamatan para nelayan yang lagi mencari rejeki dilaut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki